Rp 1,8 Miliar untuk Pemeliharaan Drainase, Pemkot Pasuruan Fokus pada Honor PHL
PASURUAN, Suarabangilmedia.com – Tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan tidak mengalokasikan anggaran untuk perbaikan drainase. Meski begitu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tetap menyiapkan dana sebesar Rp 1,8 miliar untuk pemeliharaan rutin.
Kepala Dinas PUPR Kota Pasuruan, Gustap Purwoko, menyebut kondisi drainase perkotaan masih tergolong baik sehingga tidak ada rencana rehabilitasi. “Anggaran hanya untuk pemeliharaan. Nilainya sama seperti tahun lalu, sebesar Rp 1,8 miliar,” ujarnya.
Dari total anggaran tersebut, pos terbesar digunakan untuk honor Pegawai Harian Lepas (PHL). Setidaknya 50 persen atau sekitar Rp 900 juta dialokasikan ke arah itu. Hingga akhir Juli, realisasi pemeliharaan sudah mencapai 60 persen atau Rp 1,1 miliar, sehingga tersisa Rp 700 juta.
“Dalam tujuh bulan, lebih dari separo sudah terserap untuk honor PHL. Sisanya untuk BBM, servis kendaraan, dan pembelian material seperti semen, batu, maupun cat,” tambah Gustap.
Anggaran pemeliharaan ini digunakan sesuai kondisi di lapangan. Jika ada drainase retak, dilakukan perbaikan dengan semen dan batu. Namun, jika hanya terlihat kusam, cukup dilakukan pengecatan.
Meski sisa anggaran tinggal Rp 700 juta, Gustap optimistis jumlah tersebut cukup hingga akhir tahun. “Tidak ada tambahan dalam perubahan APBD 2025. Insya Allah mencukupi,” tegasnya. (*)
Editor : Santok