8 Tim Lolos ke Perempat Final Piala Bupati Pasuruan Superleague 2025, Persaingan Makin Ketat
PASURUAN, Suarabangilmedia.com – Fase grup Piala Bupati Pasuruan Superleague 2025 resmi berakhir. Dari total 24 tim peserta, kini tersisa delapan tim terbaik yang siap melanjutkan perjuangan di babak perempat final (8 besar) dengan sistem gugur.
Tahap ini diprediksi berlangsung lebih ketat. Faktor fisik, strategi, hingga mental juara akan sangat menentukan, sebab tim yang kalah otomatis tersingkir.
Peta Kekuatan 8 Besar
- Purwosari FC tampil impresif dengan rekor 4 kemenangan dan 1 imbang (13 poin). Tim asuhan Saiful Affandi ini sudah mengamankan tiket sejak 15 September lalu usai menundukkan Tosari FC 7-1. Mereka akan menghadapi Lekok United pada 24 September.
- Nguling FC, diperkuat striker tajam Ali Mashori, menutup fase grup sebagai juara grup D dengan 13 poin. Namun, waktu recovery mereka relatif singkat hanya tiga hari sebelum laga 8 besar yang digelar 20 September.
- Gempol FC juga melaju dengan status juara grup A. Pelatih Sunardi menekankan pentingnya konsistensi setelah sebelumnya sempat tampil santai di laga terakhir.
- Lekok United menghadapi kendala kehilangan gelandang kunci, Racksa Surya, yang bergabung dengan klub Liga 3. Namun pelatih Hakki Hamzah sudah menyiapkan pengganti yang dinilai sepadan.
Tantangan Fisik dan Regulasi
Babak knock out diprediksi lebih menguras energi. Pelatih menekankan pentingnya rotasi pemain agar risiko cedera bisa ditekan. Selain itu, regulasi turnamen tetap berlaku ketat, termasuk kewajiban menurunkan minimal lima pemain U-20 di setiap laga.
“Pada fase ini, setiap pertandingan ibarat final. Pemain harus tampil penuh determinasi, karena sedikit kelengahan bisa berakibat fatal,” ujar Edy Winarno, pelatih SS Purwodadi.
Senada, Abdul Muntholib menegaskan pentingnya mental bertanding. “Kelelahan adalah risiko wajar, tapi yang terpenting bagaimana tim mengelola situasi di lapangan,” katanya.
Prospek Pertandingan
Babak 8 besar akan digelar pada 20–24 September 2025. Panitia teknis juga menegaskan evaluasi dari fase grup, terutama terkait kasus walk over (WO), agar tidak terulang di fase lanjutan.
Dengan kekuatan tim yang relatif seimbang, perempat final ini diyakini akan menghadirkan laga-laga sengit. Setiap pertandingan bukan hanya perebutan tiket semifinal, melainkan juga pembuktian siapa yang paling siap secara fisik, taktik, dan mental di Piala Bupati Pasuruan Superleague 2025. (*)