Vandalisme Bernuansa Provokatif Muncul di Kota Pasuruan, Satpol PP Gerak Cepat Hapus Coretan
PASURUAN, Suarabangilmedia.com – Suasana Kota Pasuruan kembali terusik dengan munculnya aksi vandalisme di sejumlah titik. Coretan grafiti bernuansa provokatif yang menyasar institusi kepolisian, mendadak menghiasi tembok-tembok kota.
Aksi ini terjadi di tengah ramainya isu demonstrasi ke Gedung DPRD dan Polres Pasuruan Kota, sehingga memicu perhatian masyarakat luas.
Petugas Satpol PP Kota Pasuruan langsung bergerak cepat menghapus tulisan liar tersebut. Pasalnya, selain dianggap berpotensi memicu keresahan, aksi itu juga jelas melanggar Perda Nomor 5 Tahun 2003 tentang Trantibum.
Plt Sekretaris Satpol PP Kota Pasuruan, Iman Hidayat, menegaskan bahwa pihaknya menerima laporan masyarakat terkait adanya tulisan provokatif tersebut.
“Setelah kami cek, ternyata benar. Lokasinya ada di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Bangilan, dan di simpang empat Kumala, Kelurahan Trajeng. Kami langsung tindak lanjuti dengan menghapusnya,” jelas Iman, Jumat (5/9) sore.
Tidak berhenti di situ, Satpol PP juga mendapat laporan adanya coretan serupa di beberapa lokasi lain, termasuk Gedung Pancasila, Kelurahan Karanganyar, serta Pasar Besar, Kelurahan Mayangan, Kecamatan Panggungrejo. Seluruh laporan ini segera ditindaklanjuti.
Iman menegaskan, pihaknya tidak akan segan bertindak tegas terhadap pelaku.
“Jika kami temukan siapa yang melakukan coretan-coretan provokatif ini, akan kami amankan ke Mako Satpol PP untuk pembinaan. Kota Pasuruan harus tetap aman, nyaman, dan kondusif,” tegasnya.
Langkah cepat Satpol PP ini sekaligus menjadi komitmen pemerintah kota menjaga kondusivitas Pasuruan di tengah gejolak isu nasional. Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang, bijak menyikapi informasi, dan bersama-sama menjaga ketertiban kota. (*)