Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Hadapi Penurunan Dana Transfer, Bupati Pasuruan Fokus Optimalkan Pendapatan Asli Daerah

titled

Pasuruan, SuaraBangilMedia.com – Di tengah tantangan penurunan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Penegasan tersebut disampaikan oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo dalam rapat paripurna ketiga DPRD Kabupaten Pasuruan, Senin (27/10/2025).

Mas Rusdi, sapaan akrab Bupati Pasuruan, menuturkan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah strategi untuk memperkuat PAD. Salah satunya melalui percepatan digitalisasi pelayanan pajak dan retribusi guna meningkatkan efisiensi serta transparansi.

“Kita akan percepat proses digitalisasi pelayanan pajak dan retribusi daerah guna meningkatkan efisiensi dan transparansi,” ujarnya.

Selain digitalisasi, Pemkab Pasuruan juga akan menerapkan integrasi serta pemutakhiran data potensi pajak daerah dengan memanfaatkan sistem informasi terpusat. Langkah ini diharapkan dapat mengidentifikasi sektor-sektor potensial yang selama ini belum tergarap maksimal.

“Pendekatan berbasis data akan membantu kami mengenali sektor-sektor potensial yang selama ini belum tergarap maksimal,” jelasnya.

Bupati menambahkan, optimalisasi PAD juga memerlukan koordinasi lintas sektor serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pemungutan pajak dan retribusi. Ia menegaskan bahwa upaya peningkatan pendapatan bukan semata untuk mengejar angka, melainkan memastikan tata kelola yang adil, transparan, dan sesuai ketentuan hukum.

“Langkah ini tidak hanya soal meningkatkan angka pendapatan, tapi juga memastikan bahwa pemungutan pajak dan retribusi dilakukan secara adil, transparan, dan sesuai ketentuan hukum,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pemkab Pasuruan juga akan melaksanakan operasi sisir dan kegiatan jemput bola untuk mempercepat penagihan serta memperluas jangkauan penerimaan daerah.

“Cara ini terbukti efektif dalam memperkuat arus kas daerah dan menekan potensi tunggakan pajak,” ungkapnya.

Menanggapi penurunan TKD, Bupati Rusdi memastikan Pemkab Pasuruan akan lebih selektif dalam pengelolaan anggaran. Belanja wajib dan pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, serta kewajiban terhadap pihak ketiga tetap menjadi prioritas utama.

“Kami tetap menjaga agar pelayanan dasar kepada masyarakat tidak terganggu. Prinsip efisiensi akan kami terapkan tanpa mengorbankan kebutuhan publik,” tutupnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promo Iklan Hubungi Kami