Latihan Futsal Bersama SDN Kauman Bangil dan SDN Pogar 2 Bangil
oplus_2
Bangil, suarabangilmedia.com – sabtu, 25 Oktober 2025 menjadi hari yang penuh semangat bagi para siswa SDN Kauman Bangil dan SDN Pogar 2 Bangil. Tepat pukul 13.00 hingga 15.00 WIB, kedua sekolah tersebut melaksanakan kegiatan latihan futsal bersama di Lapangan Al Abyadh Bangil. Cuaca yang cerah menambah antusiasme para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di lapangan hijau mini tersebut.
Kegiatan ini bukanlah sebuah pertandingan yang menitikberatkan pada kemenangan atau kekalahan, melainkan sebuah latihan persahabatan yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat sportivitas, kerja sama tim, serta pengalaman berkompetisi yang sehat. Dalam kegiatan ini, pelatih SDN Kauman Bangil, Rahman, dan pelatih SDN Pogar 2 Bangil, Syauqi, berkolaborasi untuk memberikan pembinaan teknik, strategi, dan nilai-nilai pendidikan olahraga kepada para siswa.
Ungkap Rahman, latihan bersama ini merupakan salah satu bentuk pembelajaran nyata di luar kelas yang sangat bermanfaat. Melalui kegiatan futsal, anak-anak tidak hanya belajar tentang teknik menggiring dan menendang bola, tetapi juga belajar tentang disiplin, komunikasi, dan tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa futsal bisa menjadi sarana untuk membentuk karakter positif siswa, seperti pantang menyerah, menghargai teman, dan menerima hasil dengan lapang dada.
Sementara itu, Bapak Syauqi dari SDN Pogar 2 Bangil menambahkan bahwa latihan bersama ini menjadi wadah penting bagi anak-anak untuk belajar dari pengalaman. Dengan bermain melawan tim lain, para siswa dapat mengukur kemampuan diri sekaligus memahami pentingnya kerja sama. Ia juga menekankan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menciptakan suasana kebersamaan dan persaudaraan antar sekolah.
Dari sisi edukatif, kegiatan seperti ini memiliki nilai yang sangat besar. Selain mengasah keterampilan motorik dan kebugaran jasmani, latihan futsal bersama juga mendukung pembentukan karakter sosial dan emosional anak. Anak-anak belajar mengelola emosi, memahami peraturan, serta menjunjung tinggi sportivitas.

Kegiatan berakhir dengan penuh keakraban. Kedua tim saling berjabat tangan dan berfoto bersama, menandakan bahwa semangat fair play dan persahabatan lebih utama dari sekadar skor akhir. Latihan futsal ini menjadi contoh bahwa olahraga di sekolah dasar bukan hanya tentang kompetisi, melainkan juga tentang pendidikan karakter dan kebersamaan dalam semangat sportivitas yang tinggi. (Farhan).