MA Plus Al Hikmaturrohmaniyah Tanamkan Etos Profesional Lewat Pembekalan PKL: Dari Madrasah Menuju Dunia Kerja
Sukorejo, Suarabangilmedia.com – Pagi itu, Sabtu 8 November 2025, aula MA Plus Al Hikmaturrohmaniyah Mojotengah berubah menjadi ruang penuh energi dan semangat belajar. Satu per satu siswa kelas XI dari jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) dan Teknik Sepeda Motor (TSM) tampak fokus menyimak paparan yang disampaikan para narasumber. Sebanyak 37 peserta hadir dalam kegiatan Sosialisasi dan Pembekalan Praktik Kerja Lapangan (PKL), sebuah program yang dirancang untuk mengasah kesiapan mental, keterampilan, dan karakter profesional siswa sebelum terjun ke dunia industri.
Berbeda dengan kegiatan akademik biasa, pembekalan PKL ini menjadi bagian dari strategi branding dan upgrading madrasah yang terus berbenah menuju arah pendidikan berbasis kompetensi. MA Plus Al Hikmaturrohmaniyah berupaya menghadirkan model pendidikan yang selaras dengan kebutuhan zaman — tidak hanya menekankan teori, tetapi juga menumbuhkan kemampuan aplikatif dan etika kerja yang kuat.

Dalam arahannya, Kepala Madrasah M. Malik, S.Pd menegaskan bahwa PKL adalah fase penting yang akan menguji kedewasaan dan tanggung jawab setiap siswa. Ia mengingatkan bahwa selama berada di dunia kerja, siswa membawa nama baik madrasah sekaligus cerminan karakter santri modern yang disiplin dan berintegritas. “Inilah saatnya kalian menunjukkan bahwa lulusan madrasah mampu bersaing secara profesional,” ujarnya penuh motivasi.
Sementara itu, Suadi, M.Pd.I, Ketua Pelaksana Harian Yayasan Al Hikmaturrohmaniyah, menyoroti pentingnya perpaduan antara kemampuan teknis dan spiritualitas. Ia menyebut, madrasah tidak hanya mencetak pekerja terampil, tetapi insan berakhlak yang menjadikan kerja sebagai bentuk pengabdian. “Keberkahan akan hadir ketika ilmu dan akhlak berjalan beriringan,” pesannya menginspirasi peserta.

Dukungan teknis disampaikan oleh H. Ali Fatoni, Kepala Bursa Kerja Khusus (BKK) MA Al Hikmaturrohmaniyah. Ia memaparkan tentang strategi membangun relasi industri, etos kerja, dan peluang karier bagi lulusan madrasah. Menurutnya, PKL menjadi gerbang penting bagi siswa untuk mengenal dinamika dunia kerja sekaligus memperluas jejaring profesional di masa depan.
Selain itu, Sri Hariyati, S.Pd selaku Wakil Kepala Bidang Kesiswaan dan Anis Setiawati, M.Pd selaku Wakil Kepala Bidang Kurikulum turut memberikan pembekalan teknis. Mereka menekankan pentingnya kedisiplinan, komunikasi efektif, serta tata tertib pelaksanaan PKL. “Profesionalisme dimulai dari hal sederhana — tepat waktu, sopan, dan bertanggung jawab,” ujar Sri Hariyati menegaskan.
Kegiatan yang berlangsung dinamis ini juga menjadi wujud nyata komitmen madrasah dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. MA Plus Al Hikmaturrohmaniyah tidak hanya membekali siswanya dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga dengan nilai-nilai karakter, etos kerja, dan wawasan industri yang luas.
Dengan semangat Mahir Hebat, Mahir Bermartabat, madrasah ini terus menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan vokasi berbasis keislaman yang progresif. Pembekalan PKL tahun 2025 menjadi tonggak penting dalam perjalanan madrasah menuju generasi muda yang siap berdaya saing, beretika, dan berkontribusi nyata bagi bangsa. (Taher)