Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

SDN Sumberejo II Purwosari Akhirnya Dibangun Pagar Setelah Empat Dekade Berdiri Tanpa Pembatas

f-pagar-sdn-sumberejo-ii-3524570436

PURWOSARI, Suarabangilmedia.com — Setelah lebih dari 40 tahun berdiri tanpa pagar, SDN Sumberejo II di Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, akhirnya mendapatkan pembenahan. Pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 98 juta untuk pembangunan pagar belakang di sekolah tersebut.

Kepala SDN Sumberejo II, Muhammad Taufiq, mengatakan selama ini sekolah berada dalam kondisi rawan karena lokasinya jauh dari permukiman. Minimnya pengawasan membuat area sekolah kerap menjadi sasaran aksi kejahatan.

Ia mengungkapkan, sudah terjadi dua kali pencurian di kompleks sekolah. Sebelum ia menjabat, beberapa ruang kelas dibobol dan komputer hingga peralatan belajar hilang. Pada 2023, gerbang besi sekolah bahkan raib dicuri sehingga pihak sekolah harus membuat laporan resmi ke polisi.

Dengan adanya pembangunan pagar ini, Taufiq menyambut gembira. Menurutnya, keberadaan pagar akan membantu mengurangi potensi tindak kriminal yang berulang di lingkungan sekolah.

Anggaran yang tersedia akan digunakan untuk membangun pagar sepanjang 90 meter dengan ketinggian 2,5 meter, lengkap dengan pondasi. Meski begitu, masih ada bagian area sekolah yang belum tertutup sepenuhnya.

Taufiq berharap anggaran tambahan bisa diberikan tahun depan agar seluruh sisi sekolah dapat dipagari. Ia menilai perlindungan menyeluruh sangat penting bagi keamanan fasilitas dan peserta didik.

Selain risiko pencurian, Taufiq juga mengkhawatirkan persoalan gerusan air di bagian belakang sekolah yang berpotensi mengancam struktur bangunan jika tidak segera ditangani. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promo Iklan Hubungi Kami