Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Banjir Kiriman Pasuruan Bawa Tumpukan Sampah, Aliran Sungai hingga Jalur Pantura Terganggu

IMG-20260121-WA0041-2093328895

PASURUAN, Suarabangilmedia.com – Banjir kiriman akibat luapan sungai di wilayah Kota dan Kabupaten Pasuruan tidak hanya membawa debit air tinggi, tetapi juga tumpukan sampah dalam jumlah besar. Material sampah tersebut menghambat aliran sejumlah sungai utama dan berdampak pada akses transportasi.

Berdasarkan pantauan pada Rabu (21/1/2026) malam, tumpukan sampah terlihat mengganggu aliran Sungai Petung dan Sungai Rejoso. Sampah yang terbawa arus didominasi material kayu dan ranting dari wilayah hulu.

Salah satu titik terparah berada di jembatan Dusun Terewung, Desa Sekarputih, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan. Di lokasi tersebut, sampah menumpuk di sisi selatan jembatan dan menghambat laju air sungai.

Selain material alami, petugas juga menemukan sampah rumah tangga seperti plastik hingga kasur yang tersangkut di bawah jembatan. Kondisi ini dinilai berpotensi membahayakan karena dapat menahan arus air dan memicu luapan ke permukiman warga serta mengancam struktur jembatan.

Kondisi serupa juga terjadi di jalur Pantura, tepatnya di Jembatan Buk Wedi, Kelurahan Blandongan, Kota Pasuruan. Tumpukan sampah dan debit air tinggi menyebabkan banjir meluap ke badan jalan.

Petugas BPBD Kota Pasuruan bersama tim SDAD-PUPR Kota Pasuruan telah bersiaga di lokasi untuk melakukan penanganan. Sejauh ini, petugas telah mengangkut satu unit mobil pikap penuh berisi sampah kayu dan plastik guna mengurangi hambatan aliran sungai.

Banjir di jalur Pantura mulai meluap secara signifikan sejak Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Hingga Rabu (21/1/2026) pukul 03.00 WIB, genangan air masih menutup jalan dan memutus akses lalu lintas Pasuruan–Probolinggo.

Akibat kondisi tersebut, arus kendaraan dari arah Pasuruan menuju Probolinggo dialihkan melalui jalur alternatif lingkar selatan.

Warga dan pengguna jalan diimbau tetap waspada mengingat debit air sungai masih fluktuatif dan potensi kiriman sampah dari wilayah dataran tinggi masih terus terjadi. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promo Iklan Hubungi Kami