Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

22 Angkutan Wisata Siap Layani Ziarah Makam Kiai Abdul Hamid, Pemkot Pasuruan Hidupkan Kembali Angkot

F-angkutan-wisata-964648115

KOTA PASURUAN, Suara Bangil Media – Warga dan peziarah kini memiliki lebih banyak pilihan transportasi menuju makam Kiai Abdul Hamid. Selain becak wisata, Pemerintah Kota Pasuruan menyiapkan 22 angkutan kota yang difungsikan sebagai angkutan wisata dengan rute menuju kawasan alun-alun kota.

Puluhan angkutan tersebut setiap hari mangkal di terminal wisata untuk melayani peziarah, khususnya yang datang dari luar daerah. Dengan tambahan armada ini, akses menuju lokasi ziarah diharapkan lebih lancar dan aman.

Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, menyampaikan bahwa pemanfaatan angkot sebagai angkutan wisata merupakan solusi realistis di tengah menurunnya jumlah penumpang angkutan kota. Menurutnya, daripada menghadirkan armada baru seperti bus wisata, lebih efektif mengoptimalkan transportasi yang sudah tersedia.

“Daripada membeli bus seperti di daerah lain, lebih baik memaksimalkan armada yang ada agar angkot bisa kembali hidup,” ujar Mas Adi, sapaan akrabnya.

Ia menambahkan, pengembangan fungsi angkot tidak hanya berhenti sebagai angkutan wisata. Ke depan, angkot diharapkan dapat menjadi moda transportasi bagi pelajar, mengingat masih banyak siswa yang berkendara motor meski belum cukup umur.

“Kita sering melihat pelajar naik motor padahal belum waktunya memiliki SIM. Harapannya mereka beralih ke angkot karena lebih aman,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Pasuruan, Andriyanto, menjelaskan bahwa keberadaan angkutan wisata ini juga menjawab keterbatasan jumlah becak wisata. Dalam waktu tertentu, jumlah peziarah bisa mencapai lima bus sekaligus, sehingga tidak sebanding dengan armada becak yang tersedia.

Kondisi tersebut kerap membuat becak harus bergantian dengan cepat demi melayani rombongan berikutnya, yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan. Dengan tambahan 22 angkutan wisata dari trayek D1, D3, A1, dan A3 yang melintasi alun-alun, seluruh peziarah kini dapat terakomodasi lebih baik.

“Peziarah punya pilihan, bisa menggunakan becak wisata atau angkutan wisata. Semuanya sudah disiapkan untuk mendukung kelancaran akses menuju lokasi ziarah,” jelas Andriyanto.

Optimalisasi angkutan kota ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pelayanan wisata religi di Kota Pasuruan, tetapi juga menghidupkan kembali sektor transportasi umum yang sempat lesu. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promo Iklan Hubungi Kami