Guru PAI se-Kabupaten Pasuruan Ikuti Lomba Kultum Ramadhan 1447 H yang Disiarkan di Radio
PASURUAN, Suarabangilmedia.com — Untuk pertama kalinya, Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kabupaten Pasuruan berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan serta Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar Lomba Kultum bagi guru Pendidikan Agama Islam tingkat kabupaten.
Kompetisi tersebut diikuti perwakilan guru PAI dari 24 kecamatan di Kabupaten Pasuruan dan disiarkan sepanjang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah melalui LPPL Radio Suara Pasuruan pada frekuensi 107 FM.
Ketua KKG PAI Kabupaten Pasuruan, Ilmiatul Hasanah, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menyemarakkan Ramadhan sekaligus mengasah kemampuan guru dalam menyampaikan pesan keagamaan secara singkat, jelas, dan menarik.
“Momentum Ramadhan kami isi dengan kegiatan religius. Sebagai guru agama, kami ingin melihat kemampuan dakwah rekan-rekan melalui media yang berbeda,” ujarnya saat meninjau persiapan peserta, Senin (23/2/2026).
Selain itu, lomba ini juga menjadi sarana bagi guru PAI untuk menunjukkan profesionalisme dalam berdakwah serta meningkatkan kualitas komunikasi publik.
“Harapannya, kegiatan ini bisa memotivasi guru PAI untuk berkembang menjadi pendakwah yang kompeten dan profesional,” tambahnya.
Selama kompetisi berlangsung, penilaian dilakukan oleh tiga dewan juri yang memantau siaran secara langsung dari rumah melalui Radio Suara Pasuruan.
Salah satu peserta dari Kecamatan Grati, Nasikhun Amin, mengaku mengikuti lomba untuk menguji sekaligus meningkatkan kemampuan syiar keagamaan yang dimilikinya.
“Ajang ini membantu kami meningkatkan kemampuan public speaking dan metode penyampaian dakwah yang lebih efektif,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Muzakki, guru PAI asal Kecamatan Lumbang. Meski baru pertama kali tampil di radio, ia mengaku siap memberikan penampilan terbaik berbekal pengalaman berdakwah di lingkungan desa.
“Di desa saya sudah sering menyampaikan ceramah. Ini pengalaman baru di radio, namun Insya Allah saya siap,” katanya optimistis.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru PAI semakin terampil menyampaikan pesan keagamaan secara komunikatif dan mampu menjangkau masyarakat luas selama bulan Ramadhan. (*)