Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Gubernur Khofifah Resmikan Line 4 Pabrik Infus Terbesar di RI

0
Untitled

Bangil | Suarabangilmedia.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan pembukaan Line 4 PT Satoria Aneka Industri pada Selasa (28/4/2026). Peresmian pabrik infus yang terletak di Desa Sambisirah Selatan, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan ini ditandai dengan pemukulan gong. Gubernur Khofifah juga menandatangani prasasti sebagai simbol peresmian.

Acara tersebut disaksikan oleh CEO and Founder of Satoria Group, Alim Satria; Deputi Badan POM; serta Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo. Kehadiran para pejabat penting menunjukkan dukungan penuh terhadap industri dalam negeri. PT Satoria Aneka Industri kini resmi memiliki line produksi keempat.

Menurut Alim Satria, peresmian Line 4 ini menjadi bukti kerja keras selama 12 tahun. Perjuangan panjang itu akhirnya membuahkan hasil dengan menjadi pabrik infus terbesar di Indonesia. Kapasitas produksi tahunan ditargetkan mencapai 230 juta botol infus.

“Setelah Line ke-4 mulai beroperasi, kapasitas produksi tahunan kami dapat mencapai 230 juta botol per tahun,” kata Alim. Jumlah ini menjadikan mereka sebagai pabrikan infus terbesar di Indonesia. Pencapaian ini sekaligus mendukung kemandirian industri dalam negeri.

Alim menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Ia juga memastikan ketersediaan produk secara optimal. “Sekaligus sejalan dengan tujuan besar pemerintah dalam mewujudkan kemandirian nasional serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia,” imbuhnya.

Ke depan, PT Satoria Aneka Industri berencana membangun Line ke-5 dengan kapasitas tahunan sekitar 170 juta botol. Total kapasitas produksi akan mencapai 400 juta botol per tahun di tahun 2028 mendatang. “Peresmian Line ke-4 hari ini bukan hanya berarti peningkatan kapasitas, tetapi juga menandai kemajuan baru dalam manufaktur cerdas,” jelas Alim.

PT Satoria juga berencana melaksanakan IPO pada tahun 2027 sebagai strategi memperluas usaha. Mereka akan fokus mengembangkan cairan infus dan produk baru seperti infus terapeutik tingkat tinggi. Juga infus nutrisi yang dibutuhkan pasien dengan kondisi khusus.

Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa substitusi impor bisa dilakukan oleh industri dalam negeri. “Bagaimana industri farmasi dirintis, dibesarkan dan dikembangkan. Saya rasa ini industri yang menjadi substitusi impor,” tegasnya. Pemprov Jatim berencana bekerja sama dengan Satoria Pharma untuk suplai infus ke 14 RSUD.

Kerja sama itu nantinya dapat diteruskan ke seluruh RSUD di 38 kota/kabupaten se-Jawa Timur. “Hadirnya line 4 bagi kami adalah sebuah good news karena kita berharap peningkatan produksi infus dapat memberikan garansi pemenuhan kebutuhan,” tutup Khofifah. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promo Iklan Hubungi Kami