Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Mayat Perempuan Bertato di Rejoso Pasuruan, Polisi Sebut Korban Tabrak Lari dengan Kekuatan di Luar Manusia

saat-di-tkp-mayat-wanita-bertato-saat-dibawa-dari-lokasi-di-desa-sambirejo-akhir-maret-lalu-foto-dok-jawa-pos-radar-bromo-3mEfU

PASURUANSuarabangilmedia.com. Teka-teki mayat perempuan yang ditemukan di areal menara seluler Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, masih belum terkuak. Hingga saat ini, polisi belum mengetahui identitas korban.

Namun, polisi memiliki kesimpulan kuat. Mayat tersebut diduga merupakan korban tabrak lari. Bahkan, kemungkinan besar korban adalah orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ.

Apa dasar kesimpulan polisi? Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Decky Tjahyono Try Yoga, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan mendalam.

Jenazah korban saat ini berada di RS Bhayangkara, Porong. Tim Laboratorium Forensik Polda Jatim telah melakukan pemeriksaan hingga dua kali.

“Tabrak lari. Jadi, setelah ditabrak korban masih hidup. Sampai bergeser ke lokasi tempat mayatnya ditemukan,” ungkap Decky saat ditemui di Mapolres Pasuruan Kota.

Hasil otopsi mengungkapkan bahwa luka pada tubuh korban disebabkan oleh benda tumpul, bukan benda tajam. Namun, ada satu temuan yang sangat penting.

Tim Labfor menemukan bahwa tubuh korban terkena hantaman benda dengan daya kekuatan yang melebihi kekuatan manusia. Ini yang memperkuat dugaan tabrak lari, bukan penganiayaan biasa.

Polisi tidak hanya mengandalkan hasil laboratorium. Upaya pengungkapan kasus terus dilakukan dengan memantau rekaman CCTV di sekitar area tempat korban ditemukan.

Ciri-ciri korban pun menjadi petunjuk penting. Mayat perempuan tersebut diketahui memiliki tato di sekujur tubuhnya. Polisi mengimbau masyarakat yang kehilangan keluarga dengan ciri serupa untuk segera melapor. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promo Iklan Hubungi Kami