Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Tak Pulang Tiga Hari, Nenek di Kejayan Ditemukan Meninggal

0
evakuasi-anggota-polsek-kejayan-mengevakuasi-jenazah-tiyama-dari-area-pesawahan-di-desa-ketangirejo-senin-274-siang-RA7yQ

Kejayan | Suarabangilmedia.com – Kisah pilu menimpa warga Desa Klinter, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Seorang nenek lanjut usia bernama Tiyama (80) ditemukan meninggal dunia di area persawahan. Ia sudah tidak pulang ke rumah selama tiga hari.

Korban kali pertama ditemukan pada Minggu (26/4) siang sekitar pukul 12.30 WIB. Yang menemukan adalah adik kandung korban bernama Nizar dan Hudaifah. Mereka melihat Tiyama dalam kondisi telentang dan sudah tidak bernyawa.

“Karena tidak pulang selama tiga hari, keluarga akhirnya mencari. Lalu, adik korban menemukannya di areal sawah,” ujar Kapolsek Kejayan, AKP Agus Purnomo. Lokasi penemuan berada di area persawahan Desa Ketangirejo, Kecamatan Kejayan. Keluarga pun langsung menghubungi pihak berwajib.

Dari keterangan keluarga, Tiyama memang diketahui mengidap penyakit pikun atau linglung. Ia sering berjalan keluar rumah sendirian tanpa arah yang jelas. Tak jarang, ia tidak pulang selama berhari-hari karena kondisi kesehatannya itu.

Polisi yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas memeriksa sekujur tubuh korban dengan saksama. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan.

Dugaan sementara, korban meninggal dunia karena sakit yang dideritanya. Kondisi linglung membuatnya tersesat dan kelelahan di area persawahan. Tidak ada unsur pidana yang terdeteksi dalam kasus ini.

Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dari Tuhan. Mereka menolak dilakukannya otopsi terhadap jenazah Tiyama. “Korban punya sakit linglung. Sering jalan keluar rumah,” kata Agus mengulang keterangan keluarga.

Jenazah Tiyama langsung dibawa pulang ke rumah duka di Desa Klinter. Warga sekitar turut membantu memandikan dan mengafani jenazah. Proses pemakaman dilakukan segera setelah semua persiapan rampung.

Kapolsek Kejayan mengimbau warga yang memiliki keluarga dengan kondisi linglung agar lebih waspada. Pasang tanda pengenal di pakaian atau berikan nomor telepon yang bisa dihubungi. Hal sederhana ini bisa menyelamatkan nyawa jika mereka tersesat. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promo Iklan Hubungi Kami