May 14, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

4 Jemaah Haji Pasuruan Meninggal, 3 di Arab Saudi 1 di Rumah

0
ilustrasi-jemaah-haji-meninggal_169

Pasuruan | Suarabangilmedia.com – Kabar duka datang dari Keluarga Besar Calon Jemaah Haji Kabupaten Pasuruan. Sebanyak empat jemaah haji asal daerah ini dinyatakan meninggal dunia. Tiga orang di antaranya wafat di Tanah Suci Arab Saudi. Satu orang lainnya meninggal di kampung halaman sebelum sempat berangkat.

Plt Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Pasuruan, Ahmad Marzuki, merinci identitas keempat jemaah tersebut. “Empat jemaah pertama yang meninggal yakni Komariyah (85) . Ia meninggal di Madinah pada Minggu (26/4/2026),” ujarnya. Komariyah adalah jemaah haji tertua dari kloternya.

Korban kedua adalah Abdul Wahid dari Kloter 7. Ia meninggal di Makkah pada 7 Mei 2026. Jenazahnya langsung dimakamkan di Tanah Suci sesuai dengan prosedur pemakaman jemaah haji yang wafat di sana.

Korban ketiga adalah Jumaiyah dari Kloter 6. Jemaah haji asal Pasuruan ini meninggal pada 13 Mei 2026 di kota yang sama, yaitu Makkah. Kondisi kesehatannya dikabarkan terus menurun selama menjalankan ibadah.

Sementara itu, Abdul Kohar dari Kloter 6 meninggal di Pasuruan. Ia sempat masuk dalam rombongan keberangkatan. Namun, kondisi kesehatannya memburuk sebelum berangkat. “Beliau sempat masuk rombongan keberangkatan, namun karena kondisi kesehatannya memburuk harus menjalani perawatan hingga akhirnya wafat di Pasuruan,” kata Ahmad Marzuki, Kamis (14/5/2026).

Keempat jemaah haji tersebut memiliki riwayat kesehatan yang berbeda-beda. Namun, faktor utama yang diduga memperparah kondisi mereka adalah cuaca panas ekstrem di Arab Saudi.

Kemenhaj menilai cuaca panas ekstrem di Arab Saudi menjadi tantangan serius bagi jemaah. Kondisi ini sangat berisiko bagi jemaah lansia dan mereka yang memiliki riwayat penyakit bawaan. Suhu di Makkah tercatat mencapai 44 derajat Celsius.

Ahmad Marzuki mengimbau seluruh jemaah haji asal Pasuruan yang masih bertahan untuk lebih berhati-hati. “Kami meminta jemaah memperbanyak istirahat, menjaga asupan cairan, memakai alat pelindung diri, serta selalu membawa kartu nusuk saat beraktivitas di area Masjidil Haram,” pungkasnya.

Cuaca ekstrem ini menjadi perhatian serius bagi panitia haji. Setiap tahun, jemaah lansia selalu menjadi kelompok paling rentan. Keluarga diimbau memastikan kondisi kesehatan calon jemaah benar-benar prima sebelum diberangkatkan.

Proses pemakaman jemaah yang wafat di Tanah Suci sudah sesuai dengan prosedur. Jenazah tidak dibawa pulang ke Indonesia. Keluarga diberikan kesempatan untuk melakukan badal haji bagi almarhum.

Kemenhaj Kabupaten Pasuruan terus memantau kondisi jemaah yang masih berada di Arab Saudi. Petugas kesehatan ditempatkan di setiap kloter. Layanan kesehatan 24 jam disediakan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Masyarakat Pasuruan turut berduka atas wafatnya keempat jemaah haji ini. Doa bersama dipanjatkan agar almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *