6 Calon Ketua PKB Pasuruan Ikuti UKK, Persaingan Ketat
Jakarta| Suarabangilmedia.com – Dinamika politik internal DPC PKB Kabupaten Pasuruan semakin memanas menjelang pergantian kepemimpinan. Sejumlah kader potensial partai berlambang bola dunia itu berbondong-bondong menuju kantor DPP PKB di Jakarta. Mereka menjalani Uji Kompetensi dan Kepatutan (UKK) tahap kedua pada Senin (11/5/2026).
Agenda UKK ini menjadi filter krusial bagi para calon pemimpin PKB di Kabupaten Pasuruan. Mereka akan dinilai secara ketat oleh tim penguji dari pusat. Hasil ujian ini akan menentukan siapa yang berhak mendapatkan rekomendasi sebagai ketua DPC PKB Kabupaten Pasuruan periode mendatang.
Tercatat, enam nama dari jajaran legislatif maupun struktural partai turut ambil bagian dalam pengujian tersebut. Mereka adalah Yusuf Daniyal, Samsul Hidayat, Rudi Hartono, Saad Muafi, Abdul Karim, dan Helmi. Keenamnya harus memaparkan visi-misi di hadapan tim penguji DPP.
Setiap kandidat diberikan kesempatan untuk menjelaskan strategi pemenangan partai. Mereka juga harus memproyeksikan program kerja yang akan dijalankan jika diberi amanah. Tim penguji DPP menilai sejauh mana kesiapan para kader dalam menerjemahkan kebutuhan masyarakat Pasuruan.
Yusuf Daniyal yang merupakan Ketua DPC PKB Kabupaten Pasuruan saat ini juga menjadi salah satu peserta UKK. Ia menjelaskan bahwa tahapan ini penting untuk memastikan kualitas calon pemimpin. “UKK tahap kedua ini, adalah upaya partai untuk memastikan bahwa sosok yang akan didorong memiliki integritas dan visi yang kuat,” tegasnya.
Pria yang akrab disapa Danil ini menambahkan bahwa proses UKK merupakan bentuk transparansi PKB. Partai ingin menggodok calon pemimpin secara profesional dan terbuka. “Siapa pun yang nantinya mendapatkan amanah dari pusat, harus mampu menjaga soliditas partai yang selama ini menjadi modal utama PKB di Kabupaten Pasuruan,” imbuhnya.
Persaingan keenam kandidat dikabarkan sangat ketat. Masing-masing memiliki basis pendukung dan keunggulan tersendiri. Samsul Hidayat dikenal sebagai kader militan dengan pengalaman panjang di partai. Rudi Hartono memiliki jaringan yang kuat di kalangan legislatif.
Saad Muafi dan Abdul Karim juga tidak kalah bersaing. Mereka dikenal sebagai kader yang dekat dengan akar rumput. Sementara Helmi menjadi satu-satunya figur yang mewakili kalangan muda dalam bursa calon ketua DPC PKB Kabupaten Pasuruan.
Proses UKK tahap dua ini diharapkan selesai dalam waktu dekat. DPP PKB akan mengumumkan hasilnya setelah semua kandidat menjalani uji kelayakan. Keputusan akhir tetap berada di tangan pusat setelah mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk hasil uji kompetensi ini.
PKB Kabupaten Pasuruan saat ini tengah berada di persimpangan penting. Pemilihan ketua DPC baru akan menentukan arah politik partai ke depan. Soliditas internal menjadi kunci agar PKB tetap menjadi kekuatan politik utama di Kabupaten Pasuruan.
Masyarakat Pasuruan tentu berharap siapapun yang terpilih mampu membawa PKB semakin dekat dengan rakyat. Partai harus menjadi wadah perjuangan aspirasi warga, bukan sekadar mesin politik untuk meraih kekuasaan. Proses UKK ini diharapkan menghasilkan pemimpin yang amanah dan berintegritas. (HS)