Ban Pecah, Pikap Tabrak Guardrail Tol Gempas, Sopir Meninggal
Bangil | Suarabangilmedia.com – Kecelakaan maut terjadi di jalan Tol Gempol-Pasuruan (Gempas), tepatnya di KM 787.163 jalur A masuk Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Peristiwa nahas ini terjadi pada Senin dinihari (4/5) sekitar pukul 02.35. Sebuah pikap mengalami ban pecah hingga oleng dan menabrak guardrail (pembatas jalan).
Kecelakaan tunggal ini melibatkan pikap bernomor polisi P 8285 GL yang mengangkut muatan buah sawo. Kendaraan tersebut dikemudikan oleh Sumardi (41), seorang warga asal Desa Paleran, Kecamatan Umbul Sari, Kabupaten Jember. Korban sedang dalam perjalanan dari Banyuwangi menuju Surabaya.
Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, menjelaskan kronologi kecelakaan tersebut. “Pikapnya berjalan dari arah Banyuwangi ke Surabaya, sesampainya di TKP, ban belakang kanan pecah,” ujarnya. Kejadian ini diduga terjadi secara tiba-tiba tanpa didahului tanda-tanda.
Lantaran melaju dengan kecepatan tinggi, pikap pun kehilangan kendali. “Kemudian oleng ke kiri dan menabrak guardrail atau pembatas jalan, mengalami laka lantas tunggal,” terang Joko. Benturan yang keras membuat kendaraan ringsek di bagian depan.
Akibatnya sangat fatal bagi sang sopir. Sumardi mengalami luka kepala bagian belakang robek. Selain itu, darah juga keluar dari hidung dan telinga korban. Petugas yang tiba di lokasi mendapati korban sudah meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Petugas kepolisian yang datang segera melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah. Tubuh korban kemudian dibawa ke kamar mayat RSUD Bangil untuk menjalani proses visum. Pihak keluarga juga telah dihubungi untuk mengurus jenazah.
Kondisi pikap juga mengalami kerusakan parah akibat kecelakaan ini. Selain ban belakang kanan pecah, kaca depan pikap juga pecah berkeping-keping. Bodi depan desok (penyok) dan pintu samping kanan serta kiri juga ikut desok akibat benturan dengan guardrail.
Proses evakuasi kendaraan membutuhkan waktu karena pikap harus ditarik dari median jalan. Derek berat diterjunkan untuk mengangkat pikap yang ringsek. Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat namun segera diurai oleh petugas.
Kecelakaan ini menjadi peringatan bagi para pengemudi untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian, terutama ban dan sistem pengereman. Ban pecah di kecepatan tinggi bisa berakibat fatal seperti yang dialami korban. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima untuk keselamatan bersama. (HS)