Jagung Produk Unggulan, Sumber Pendapatan Utama Desa Sebalong Nguling
Nguling | Suarabangilmedia.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Sebalong, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, memilih program tematik jagung dalam upayanya menciptakan ketahanan pangan lokal. Jagung dipilih karena memiliki ketahanan terhadap berbagai kondisi cuaca. Selain itu, kebutuhan pasar yang stabil dan manfaat ekonomi yang tinggi menjadi pertimbangan utama.
Kepala Desa Sebalong, Samsuri Agung Laksono, menyebutkan bahwa mayoritas warga di desanya adalah petani. “Bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal,” jelasnya. Program ini diharapkan menjadi solusi bagi perekonomian desa.
Sebagai tahap awal, Pemdes Sebalong menyiapkan lahan seluas kurang lebih satu hektare. Lahan ini digunakan sebagai area penanaman jagung yang dikelola secara profesional. Pengelolaan dilakukan oleh BUMDes Mitra Kerja Mandiri.
Ke depan, lahan penanaman jagung akan diperluas sesuai ketersediaan lahan dan kebutuhan pasar. Jika program ini berhasil, bukan tidak mungkin luas lahan akan bertambah signifikan. Ekspansi ini akan membuka lebih banyak lapangan kerja bagi warga desa.
Samsuri menambahkan, program tematik jagung tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan pangan lokal. “Hasil panen dikelola profesional oleh BUMDes yang akan dipasarkan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat,” tambah Samsuri. Program ini juga diharapkan menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Desa (PADes).
Pemdes Sebalong juga terus memperkuat infrastruktur pertanian melalui pembangunan TPT (Tembok Penahan Tanah) di beberapa titik. TPT dibangun untuk menahan tanah di sepanjang jalan poros dusun. Infrastruktur ini sangat penting untuk mencegah kerusakan lahan pertanian.
Sepanjang tahun 2025, tercatat ada empat titik pembangunan TPT. Rinciannya, tiga bangunan di Dusun Tegalan dan satu titik di Dusun Dawuhan. Setiap TPT dibangun dengan spesifikasi yang disesuaikan dengan kondisi medan masing-masing dusun.
Pembangunan TPT juga ditujukan untuk menahan tekanan tanah guna menghindari longsoran. Longsoran bisa merusak lahan pertanian yang sudah ditanami jagung. Dengan adanya TPT, lahan pertanian menjadi lebih aman dan produktif.
Program tematik jagung di Desa Sebalong menjadi contoh nyata ketahanan pangan berbasis potensi lokal. Dengan sinergi antara Pemdes, BUMDes, dan masyarakat, kesejahteraan petani terus meningkat. Jagung bukan sekadar tanaman, tapi sumber utama pendapatan yang menjanjikan bagi warga Desa Sebalong. (HS)