August 1, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Rumah Warga di Bulusari Gempol Pasuruan Terbakar

0
malam-hari-petugas-melakukan-pemadaman-kebakaran-rumah-di-desa-bulusari-kecamatan-gempol-foto-damkar-for-jawa-pos-radar-bromo-9U797

Gempol | Suarabangilmedia.com – Kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Pasuruan. Api melalap rumah milik Heru Santoso (36) di Dusun Bendomungal, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol pada Sabtu (9/5/2026) malam. Peristiwa ini menyebabkan kepanikan di kalangan warga sekitar.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 20.45 WIB. Malam itu, diduga terjadi korsleting dari kabel listrik lampu yang meletus secara tiba-tiba. Percikan api langsung menyambar benda-benda di sekitarnya.

Korsleting tersebut menimbulkan percikan api yang berada di area kamar bagian tengah rumah korban. Beberapa menit kemudian, api mulai menjalar dengan cepat. Kobaran api melahap bagian atas kamar hingga merambat ke ruangan lain.

Warga sekitar yang melihat kepulan asap dan kobaran api segera berdatangan. Mereka bersama-sama berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Ember dan selang air seadanya digunakan untuk membasahi api sebelum semakin membesar.

Tak lama berselang, tiga unit kendaraan pemadam kebakaran (damkar) tiba di lokasi kejadian. Rinciannya, dua unit armada dari Pemkab Pasuruan dan satu unit dari Pemkab Sidoarjo. Bantuan dari kabupaten tetangga mempercepat proses pemadaman.

Kanitreskrim Polsek Gempol, Aipda Rofik, membeberkan penyebab kebakaran. “Pemicu kebakarannya karena korsleting kabel listrik, selanjutnya menimbulkan api dan terjadilah kebakaran rumah ini,” bebernya. Korsleting listrik menjadi penyebab utama kebakaran rumah.

Proses pemadaman berlangsung cukup alot karena api cepat membesar. Petugas damkar harus bekerja ekstra keras untuk menjinakkan kobaran api. Setelah upaya pemadaman gencar dilakukan, api akhirnya berhasil dikendalikan.

Pembasahan area yang terbakar juga dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa. Petugas menyemprot seluruh area yang terbakar dengan air. Proses pendinginan berlangsung sekitar 30 menit setelah api padam.

Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 22.30 WIB. Artinya, proses pemadaman berlangsung hampir dua jam sejak api pertama kali muncul. Petugas damkar tidak berhenti bekerja sampai api benar-benar padam.

Beruntung, dalam insiden ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. “Nihil korban jiwa maupun luka-luka, hanya menimbulkan kerugian materiil saja sekitar Rp20 juta,” kata Aipda Rofik. Kerugian ini ditaksir dari kerusakan bangunan dan barang-barang di dalam rumah.

Pemilik rumah, Heru Santoso, hanya bisa pasrah melihat rumahnya ludes terbakar. Ia beserta keluarga selamat karena berhasil menyelamatkan diri. Namun, hampir seluruh harta benda ikut terbakar.

Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Sementara itu, warga diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan listrik. Periksa secara berkala instalasi listrik di rumah untuk mencegah korsleting. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *