2 Kawan Pencuri Motor di Tutur Diburu, Pelaku Bukan Residivis
Tutur | Suarabangilmedia.com – Penyidikan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Dusun Tuban, Desa Gendro, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, masih terus berlanjut. Meskipun satu terduga pelaku berinisial IN sudah berhasil diamankan, polisi masih memburu dua rekannya. Peristiwa ini terjadi pada Minggu pagi (31/5/2026).
Kanitreskrim Polsek Nongkojajar, Aiptu Akhdian Pramono, mengungkapkan bahwa jumlah pelaku dalam kasus ini ada tiga orang. “Untuk kasusnya masih lidik, pelakunya berjumlah tiga orang. Satu tertangkap dan sudah diamankan, sedangkan dua lainnya dalam pengejaran,” tegasnya.
IN, yang sudah diamankan, diketahui berperan sebagai eksekutor dalam aksi pencurian. Saat ini, IN masih menjalani perawatan medis di RSUD Bangil karena mengalami luka-luka usai diamuk massa. Kondisinya memerlukan pengobatan intensif.
Dua pelaku lainnya, yang masih buron, berperan sebagai joki sekaligus pengawas situasi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Identitas keduanya sudah dikantongi polisi, yakni N (asal Desa Gendro) dan A (asal Desa Sumberpitu), Kecamatan Tutur.
“Tiga pelaku komplotan curanmor ini, baik yang tertangkap dan masih buron merupakan pemain baru. Bukan residivis,” terang Akhdian. Informasi ini penting untuk mengungkap motif dan jaringan para pelaku.
Sebelumnya, aksi pencurian terjadi di Dusun Tuban, Desa Gendro, Tutur. Sebuah motor Honda Beat bernomor polisi N 2959 EFL milik Januar Romadoni menjadi sasaran. Motor tersebut dicuri saat diparkir di dalam rumah, sementara pemiliknya sedang tertidur.
IN, yang bertindak sebagai eksekutor, masuk ke dalam rumah korban. Ia berhasil merusak kunci motor dan kemudian menyerahkan kendaraan tersebut kepada kedua rekannya.
Namun, sebelum mereka sempat melarikan diri, pemilik rumah terbangun dan memergoki aksi pencurian tersebut. Situasi pun berubah kacau.
Nasib nahas menimpa IN karena ditinggal kabur oleh kedua rekannya. Ia tertangkap massa dan menjadi sasaran amuk warga hingga babak belur. Dua pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran polisi. (HS)