June 26, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Kamis Pon Perkuat Spiritual Aparatur Desa Randupitu

0
1001621644

PASURUAN | suarabangilmedia.com – Kamis Pon perkuat komitmen spiritual aparatur Pemerintah Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Program keagamaan yang menjadi salah satu prioritas desa tersebut kembali dilaksanakan secara istiqomah pada Kamis (25/6/2026) di Musholla Nurul Iman, area Kantor Desa Randupitu.

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB hingga selesai itu dihadiri Kepala Desa Randupitu beserta perangkat desa, Ketua BPD dan anggota, pengurus KIM GEMPAR Desa Randupitu, serta puluhan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Negeri Malang (UM).

Dalam kegiatan tersebut, peserta bersama-sama memanjatkan doa untuk para sesepuh dan pendiri Desa Randupitu, mendoakan orang tua aparatur desa yang telah wafat, serta memohon keberkahan dan perlindungan bagi masyarakat desa.

Doa Bersama untuk Kondusivitas Desa

Selain menjadi sarana ibadah, kegiatan Kamis Pon juga dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat sinergitas antar unsur pemerintahan desa dan masyarakat. Doa bersama dipanjatkan agar Desa Randupitu tetap kondusif serta terhindar dari berbagai persoalan yang berpotensi menghambat pembangunan.

Suasana khidmat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para peserta mengikuti rangkaian acara dengan tertib hingga sesi ramah tamah yang digelar setelah doa bersama selesai.

Kepala Desa Randupitu, Mochamad Fuad, menjelaskan bahwa program Kamis Pon merupakan agenda rutin yang telah menjadi bagian dari budaya pemerintahan desa dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

β€œProgram ini kami laksanakan secara rutin setiap Kamis Pon. Filosofinya sederhana, yaitu Kamis bernilai tujuh dan Pon bernilai delapan, sehingga berjumlah lima belas. Desa Randupitu memiliki tiga dusun, dan ketika dibagi tiga menghasilkan angka lima yang kami maknai sebagai pengingat terhadap Rukun Islam,” ujarnya saat ditemui usai kegiatan.

Landasan Spiritual dalam Pemerintahan Desa

Menurut Fuad, program Kamis Pon tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial keagamaan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa setiap aktivitas pemerintahan harus dilandasi nilai spiritual dan tanggung jawab kepada Tuhan.

Ia menuturkan bahwa landasan utama program tersebut mengacu pada firman Allah dalam QS Adz-Dzariyat ayat 56 yang menjelaskan bahwa manusia dan jin diciptakan untuk beribadah kepada-Nya.

β€œSebagai kepala desa maupun aparatur pemerintahan, kami meyakini bahwa menjalankan roda pemerintahan tidak cukup hanya dengan usaha lahiriah. Harus ada ikhtiar batiniah melalui doa dan munajat kepada Allah agar setiap langkah pembangunan membawa manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Fuad menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, meningkatkan ukhuwah Islamiyah, serta memperkuat kebersamaan antar lembaga desa dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing.

Menjaga Semangat Kebersamaan

Kehadiran mahasiswa KKN Universitas Negeri Malang dalam kegiatan tersebut turut memberikan warna tersendiri. Selain mengenalkan budaya dan tradisi lokal, kegiatan itu menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa mengenai nilai-nilai sosial dan keagamaan yang hidup di tengah masyarakat desa.

Pemerintah Desa Randupitu berharap program Kamis Pon dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan menjadi penguat moral bagi seluruh unsur pemerintahan desa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Pemdes Randupitu menegaskan bahwa pembangunan desa tidak hanya bertumpu pada aspek fisik dan administratif, tetapi juga memerlukan penguatan spiritual sebagai fondasi utama. Dengan semangat kebersamaan dan doa yang terus dipanjatkan, pemerintah desa optimistis mampu menjaga kondusivitas serta mendorong kemajuan Desa Randupitu demi kesejahteraan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *