Sosialisasi Peningkatan Kesertaan KB Pria Digelar Dinkes Pasuruan
PASURUAN | suarabangilmedia.com – Sosialisasi peningkatan kesertaan KB pria digelar Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Pasuruan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kaum pria mengenai kesehatan reproduksi serta perencanaan keluarga. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (28/9/2026) di Ruang Pertemuan Bhakti Husada Lantai 3, Dinkes P2KB Kabupaten Pasuruan, Jalan Raya Raci Km 9, Bangil–Pasuruan.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai tersebut menyasar sejumlah peserta dari komunitas ojek online. Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Pasuruan mengajak para peserta untuk memahami bahwa perencanaan keluarga bukan hanya menjadi tanggung jawab perempuan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif suami atau kaum pria.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman mengenai pentingnya peran laki-laki dalam menjaga kesehatan reproduksi dan menentukan perencanaan keluarga secara bersama-sama.
Dorong Peran Aktif Suami dalam Keluarga
Dalam materi yang ditampilkan pada kegiatan, Dinkes P2KB Kabupaten Pasuruan menekankan tema “Meringankan Beban Reproduksi Istri & Peran Suami dalam Perencanaan Keluarga.” Materi tersebut mengangkat pentingnya membangun kemitraan yang sejajar di dalam keluarga melalui pembagian peran serta keterlibatan pria dalam program Keluarga Berencana (KB).
Selain itu, kegiatan menghadirkan materi mengenai kesehatan reproduksi dan pilihan kontrasepsi bagi pria. Penyampaian materi bertujuan agar peserta memiliki informasi yang memadai sebelum mengambil keputusan terkait perencanaan keluarga bersama pasangan.
Dari dokumentasi kegiatan, salah satu materi disampaikan oleh dr. Indra Tarigan, Sp.OG, dokter spesialis obstetri dan ginekologi. Materi tersebut membahas peran suami dalam mendukung kesehatan reproduksi istri sekaligus pentingnya keterlibatan pria dalam perencanaan keluarga.
Libatkan Komunitas Ojek Online
Keterlibatan komunitas ojek online menjadi salah satu langkah untuk memperluas penyampaian informasi mengenai program KB pria kepada masyarakat. Para peserta dapat menjadi bagian dari penyebaran informasi yang benar mengenai kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga di lingkungan masing-masing.
Kegiatan juga dihadiri Kepala Bidang Kurniatin Rosidah, S.Kep., Ns., M.Kep., serta didampingi Bidan Dwi Astikawati Widiastuti, SKM dan Bidan Firda Baihaqi, SKM.
Melalui sosialisasi tersebut, Dinkes P2KB Kabupaten Pasuruan mendorong peserta untuk tidak hanya memahami informasi yang disampaikan, tetapi juga membangun komunikasi dengan pasangan ketika menentukan rencana memiliki anak, jarak kelahiran, maupun pilihan metode KB.
KB Pria dan Perencanaan Keluarga
Program KB pada dasarnya berkaitan dengan upaya pasangan dalam merencanakan kehidupan keluarga secara bertanggung jawab. Karena itu, keterlibatan pria menjadi bagian penting dalam membangun keputusan keluarga yang dilakukan melalui komunikasi dan kesepakatan bersama.
Dinkes P2KB Kabupaten Pasuruan melalui kegiatan ini juga berupaya membuka ruang edukasi bagi kaum pria agar lebih memahami kesehatan reproduksi. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat mendorong keterlibatan suami dalam mengambil keputusan terkait KB sekaligus mendukung kesehatan pasangan.
Dengan semakin luasnya informasi mengenai KB pria, masyarakat diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik bahwa perencanaan keluarga merupakan tanggung jawab bersama. Edukasi yang berkelanjutan juga dapat membantu pasangan menentukan pilihan berdasarkan informasi kesehatan yang tepat dan komunikasi yang terbuka.
Kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan Kesertaan KB Pria tersebut menjadi salah satu bentuk edukasi Dinkes P2KB Kabupaten Pasuruan dalam mendorong kemitraan suami dan istri. Keterlibatan pria dalam perencanaan keluarga diharapkan dapat memperkuat kesadaran bersama bahwa kesehatan reproduksi dan masa depan keluarga merupakan tanggung jawab kedua pasangan.(Bagio)