Podcast Jawara Soroti Potensi Pemuda Pasuruan, Salsabilla Aulia Rahma: Kunci Sukses Berdamai dengan AI
PASURUAN | Suarabangilmedia.com – Industri kreatif dan kebudayaan daerah kini menghadapi tantangan sekaligus peluang besar di era digital. Untuk mengupas strategi membawa keunikan lokal ke kancah internasional, DPRD Kabupaten Pasuruan bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Bromo menggelar program podcast Jawara (Jagongan Wakil Rakyat).
Bertempat di suasana asri Olive Branch Taman Dayu, podcast yang akan segera tayang di kanal YouTube resmi ini mengusung tema pemantik semangat: “Lokalitas yang Mendunia: Cara Anak Muda Membawa Budaya Daerah ke Panggung Global”.
Acara ini menghadirkan dua srikandi inspiratif sebagai narasumber, yaitu Adinda Denisa selaku Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, serta Salsabilla Aulia Rahma yang merupakan Creative Director di iUS Creativeworks.
Sebagai pelaku industri kreatif, Salsabilla Aulia Rahma secara blak-blakan memetakan tantangan nyata yang dihadapi generasi muda saat ini. Menurutnya, gelombang teknologi Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu pemicu utama yang bahkan mulai mengancam berbagai profesi kreatif.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa menutup mata bukanlah sebuah pilihan. “Tantangan kami lebih ke AI, bahkan yang mengancam profesi kita. Kita tidak boleh tutup telinga juga, karena kalau tidak (beradaptasi), kita malah bisa tertinggal jauh. Kuncinya adalah bersahabat dengan teknologi,” urai Salsabilla.
Selain faktor eksternal seperti AI, Salsabilla juga menyayangkan ekosistem industri kreatif di Pasuruan yang dinilai belum familier. Hal ini membuat para pelaku industri lokal kerap kesulitan mendapat perhatian publik.
Ia berharap pemerintah kabupaten (Pemkab) dapat mengambil peran nyata, minimal membantu menyuarakan bahwa wadah kreatif itu sudah ada di Pasuruan. Dengan begitu, potensi anak muda Pasuruan dapat lebih mudah menembus pasar global. (HS)