Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Dongeng Lawan Gadget: Dinas Perpustakaan Pasuruan Gelar Lomba Bertutur untuk Bangkitkan Minat Baca Anak

0
IMG_6276

PASURUAN, SuaraBangilMedia.com – Di tengah derasnya arus teknologi dan dominasi gawai pada anak-anak, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pasuruan terus berinovasi dalam menumbuhkan kembali budaya literasi. Salah satunya melalui Lomba Bertutur (Mendongeng) yang digelar di Aula Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan, Rabu (29/10/2025).

Kegiatan sarat nilai edukatif ini dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Pasuruan, Eka Wara Brehaspati, dan diikuti dengan penuh antusias oleh para pelajar sekolah dasar dari berbagai wilayah Kabupaten Pasuruan.

Menurut Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pasuruan, Taufiqul Ghoni, lomba bertutur diikuti oleh peserta dari 24 kecamatan yang mewakili sekolah dasar di daerah masing-masing. Mereka diberi tantangan untuk tampil percaya diri dan ekspresif dalam membawakan cerita rakyat, baik dari Kabupaten Pasuruan maupun daerah Jawa Timur.

“Ada yang membawakan kisah Banyu Biru, Untung Suropati, Gunung Batok, Joko Seger-Roro Anteng, hingga Sakera. Kami bebaskan peserta untuk memilih cerita rakyat lokal, agar anak-anak bisa mengenal lebih dekat akar budaya daerahnya,” terang Ghoni.

Lomba yang berlangsung dengan meriah ini dinilai oleh dewan juri dari berbagai unsur literasi dan pendidikan. Dari ajang ini, panitia menetapkan tiga juara terbaik, dan juara pertama akan mewakili Kabupaten Pasuruan di ajang Lomba Bertutur tingkat Provinsi Jawa Timur. “Kita siapkan pemenang terbaik agar tampil maksimal di tingkat provinsi. Tujuan utamanya bukan sekadar juara, tapi menanamkan kecintaan terhadap membaca dan bercerita,” tambahnya.

Sementara itu, Eka Wara Brehaspati menyampaikan apresiasi tinggi kepada para peserta, guru, dan orang tua yang turut mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya, lomba bertutur bukan hanya tentang cerita, tapi juga tentang keberanian anak-anak untuk mengekspresikan diri dan menumbuhkan kecerdasan emosional.

“Anak-anak yang berani bercerita di depan umum, secara tidak langsung sedang melatih kepercayaan diri dan kemampuan berbicara. Selain itu, mereka juga belajar menghargai sejarah dan budaya daerah,” ujarnya.

Eka menegaskan bahwa kegiatan seperti lomba bertutur harus menjadi agenda rutin tahunan. “Ini kegiatan luar biasa untuk menumbuhkan minat baca sejak dini. Jangan sampai anak-anak kita kalah dengan gadget. Dengan mendongeng, kita menanamkan kecintaan pada literasi yang membekas di hati mereka,” tutupnya dengan optimis. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promo Iklan Hubungi Kami