Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Penambahan Internet Gratis di Kota Pasuruan Tertunda, Anggaran Belum Mencukupi

0
f-jaringan-internet-2405223617

PASURUAN, Suarabangilmedia.com — Rencana Pemerintah Kota Pasuruan untuk menambah jaringan internet gratis tampaknya masih harus ditunda pada tahun depan. Keterbatasan anggaran membuat perluasan jaringan belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Kota Pasuruan, Imam Subekti, mengatakan bahwa wacana penambahan titik internet gratis sebenarnya tetap ada. Pemerintah ingin layanan tersebut menjangkau masyarakat lebih luas.

Saat ini, fasilitas internet gratis tersedia di sekolah dasar, sekolah menengah pertama, ruang publik seperti taman, serta di tiap RW. Pemerintah bahkan sempat mewacanakan perluasan hingga tingkat RT agar pemanfaatannya lebih merata.

Namun, rencana tersebut tidak mudah diwujudkan. Jumlah RT di Kota Pasuruan mencapai lebih dari seribu, sehingga membutuhkan anggaran pemasangan yang besar. “Internet gratis terbukti mampu mendorong masyarakat lebih maju, baik untuk komunikasi maupun aktivitas usaha,” kata Imam.

Menurutnya, perluasan jaringan terkendala oleh keterbatasan anggaran fisik tahun depan. Pemerintah pusat masih menerapkan kebijakan efisiensi yang berdampak pada transfer anggaran ke daerah.

Kondisi itu membuat sejumlah program harus disesuaikan dengan prioritas, sehingga pemasangan jaringan internet baru belum dapat dimasukkan dalam rencana tahun depan. Pemerintah daerah pun harus fokus pada sektor yang dianggap lebih mendesak.

“Kalau tahun depan sepertinya belum bisa. Efisiensi dan pengurangan anggaran masih berjalan,” ujar Imam. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promo Iklan Hubungi Kami