Pasuruan Dapat Kepercayaan Ganda! Dua Stadion Jadi Tuan Rumah Liga 4 Piala Gubernur Jatim
Pasuruan, Suarabangilmedia.com – Pasuruan kembali kebanjiran kepercayaan besar dari dunia sepak bola Jawa Timur. Tahun ini, Kota dan Kabupaten Pasuruan sama-sama ditunjuk menjadi tuan rumah babak penyisihan Liga 4 Piala Gubernur Jatim 2025/2026. Dua venue utama di wilayah ini akan menjadi pusat perhatian pecinta sepak bola sejak 11 Desember mendatang.
Di Kabupaten Pasuruan, Stadion R Soedrasono Bangil resmi menjadi markas Grup D. Pasuruan United bertindak sebagai tuan rumah dan siap menghadapi persaingan ketat bersama PSPK Kota Pasuruan, Hizbul Wathan FC, dan Surabaya Muda. Keuntungan bermain di kandang sendiri disambut antusias manajemen tim yang menargetkan lolos ke fase selanjutnya.
Manajer Pasuruan United, Fitroh Mucharom, memastikan seluruh pemain tengah digeber dalam training center (TC) di Jogjakarta. Fisik, teknik, taktik hingga chemistry antar pemain terus ditingkatkan. Dari total 24 pemain, tujuh di antaranya merupakan pemain senior seperti Ricko, Haqiqi, dan Saiful. Sisanya adalah talenta muda berusia 19–21 tahun yang siap unjuk kemampuan. Dengan komposisi ini, Pasuruan United optimistis menembus Liga 3 musim depan.
Sementara itu, Kota Pasuruan juga tak kalah sibuk. Stadion Untung Suropati menjadi venue Grup F yang akan dihuni Persekap sebagai tuan rumah bersama PSIL Lumajang, Suryanaga Connection, Assyabaab Bangil dan Putra Jaya Kabupaten Pasuruan. Keberadaan dua tim lain asal Pasuruan menjadikan grup ini terasa seperti “derby besar” regional.
Redi Supriyanto dari Assyabaab Bangil mengaku bersyukur karena jarak Bangil ke Kota Pasuruan cukup dekat dan memudahkan mobilitas tim. Banyak pemainnya juga berasal dari wilayah timur Kabupaten Pasuruan sehingga faktor kelelahan bisa ditekan.
Dengan dua stadion menjadi pusat penyisihan, Pasuruan tidak hanya menjadi magnet kompetisi, tetapi juga mempertegas posisinya sebagai salah satu wilayah yang aktif mendukung pertumbuhan sepak bola Jawa Timur. Atmosfer persaingan diprediksi bakal panas, sekaligus membuka peluang besar bagi tim-tim lokal untuk melaju lebih jauh. (*)