Sikat Assyabaab 4-0, Persekap Amankan Tiket 32 Besar Liga 4 Jatim
PASURUAN, Suarabangilmedia.com – Persekap memastikan langkah ke babak 32 besar Liga 4 Jawa Timur setelah tampil dominan dan menundukkan Assyabaab Bangil dengan skor telak 4-0. Kemenangan tersebut membuat tim berjuluk Laskar Suropati finis sebagai juara Grup F dengan catatan sempurna.
Dalam laga itu, skuad asuhan Aris Budi Prasetyo mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan. Persekap juga mencatat statistik impresif dengan torehan 18 gol dan belum sekalipun kebobolan, sekaligus mengukuhkan diri di puncak klasemen grup.
Empat gol kemenangan Persekap masing-masing dicetak oleh Tegar Ilhansyah pada menit ke-32, disusul Arvanda Rohman Hakim tiga menit kemudian. Di babak kedua, Ariel Cristiani menambah keunggulan pada menit ke-52, sebelum ditutup oleh gol Racksa Surya Wijaya di menit ke-54.
Sejak awal pertandingan, Persekap langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil lewat umpan terobosan yang mampu membongkar lini pertahanan Assyabaab dan dikonversi menjadi gol pembuka. Keunggulan tersebut membuat permainan Persekap semakin agresif hingga menutup babak pertama dengan keunggulan dua gol.
Memasuki paruh kedua, dominasi Persekap tak mengendur. Dua gol tambahan tercipta dalam rentang waktu singkat yang memastikan kemenangan mutlak 4-0.
Manajer Persekap, Suci Mardiko, menyatakan kepuasannya atas performa tim. Ia berharap tren positif ini bisa berlanjut hingga babak 32 besar.
“Kami ingin semua laga bisa dilewati dengan kemenangan dan tanpa kebobolan. Kami juga sudah mengajukan diri sebagai tuan rumah di babak 32 besar, tinggal menunggu keputusan PSSI Jatim,” ujar pria yang akrab disapa Koko itu.
Sementara itu, Head Coach Assyabaab Bangil, Redi Supriyanto, mengakui timnya sempat mampu mengimbangi permainan Persekap di awal laga. Namun, satu kesalahan fatal menjadi titik balik pertandingan.
“Hingga sekitar menit ke-32 kami masih bisa meladeni. Tapi setelah lengah karena umpan terobosan itu, permainan kami menurun dan Persekap semakin sulit dibendung,” jelas Redi.(*)