ASN Pasuruan Galang Solidaritas, Donasi Rp 400,6 Juta Disalurkan untuk Korban Aceh–Sumatera
Pasuruan, Suarabangilmedia.com – Solidaritas aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk korban bencana di Aceh dan Sumatera diwujudkan dalam aksi nyata. Donasi yang dihimpun sejak 17 Desember 2025 berhasil mengumpulkan dana ratusan juta rupiah.
Total donasi yang terkumpul mencapai Rp 400.600.000. Dana tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Pasuruan Gus Abdullah Nasih Nasor, di sela apel karyawan di halaman Kantor Bupati Pasuruan, Senin (29/12/2025).
Bupati Rusdi Sutejo mengapresiasi kepedulian seluruh ASN yang rela menyisihkan sebagian rezekinya demi membantu warga terdampak bencana. Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban masyarakat yang saat ini masih dalam masa pemulihan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh ASN Pemkab Pasuruan yang telah menunjukkan kepedulian kepada saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatera. Semoga ini menjadi amal ibadah dan dicatat sebagai kebaikan oleh Allah SWT,” ujar Rusdi.
Ia berharap dana yang terkumpul dapat segera disalurkan agar manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh para korban, khususnya untuk kebutuhan logistik dan keperluan mendesak lainnya.
“Agar bisa segera digunakan oleh warga Aceh dan Sumatera yang sangat membutuhkan bantuan,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Pasuruan Gus Nasih menjelaskan bahwa seluruh donasi dari ASN Pemkab Pasuruan akan segera disetorkan ke BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Selanjutnya, dana tersebut akan digabung dengan donasi dari daerah lain sebelum disalurkan melalui BAZNAS Pusat.
“Hari ini sudah kami rekap. Setelah selesai, langsung kami serahkan ke BAZNAS Provinsi Jawa Timur,” jelasnya.
Gus Nasih menambahkan, selain dari ASN Pemkab Pasuruan, BAZNAS Kabupaten Pasuruan juga menerima donasi dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di 24 kecamatan serta sejumlah pihak lainnya. Jika diakumulasikan, total donasi yang terkumpul mencapai lebih dari Rp 500 juta.
“Kalau ditotal dari semua sumber, nilainya sekitar Rp 500 juta lebih,” pungkasnya. (*)