Motor Beat Terhempas Arus di DAS Kali Kedunglarangan, FPRB Bangil Serta Pemuda Tamanan Berhasil Angkat Kendaraan
Bangil, Suarabangilmedia.com β 6 Desember 2024 Sebuah insiden terjadi pada 5 Desember 2024, ketika motor Honda Beat Street warna silver, berplat nomor N 2113 VL, terhempas arus di DAS Kali Kedunglarangan (jalur alternatif Kali Tamanan). Pemuda-pemuda dari Dusun Tamanan, Desa Oro-oro Ombo Kulon, berhasil mengangkat motor tersebut dari dasar kali pada Jumat (6/12/2024) sekitar pukul 10.10 WIB.
Salman Alfarisi, seorang pelajar berusia 18 tahun, yang mengendarai motor tersebut, mengalami musibah saat melintasi jalur alternatif dari arah timur ke barat sekitar pukul 18.00 WIB pada 5 Desember. Beruntung, meski motor terjatuh ke dalam kali, kondisi kendaraan tersebut masih dalam keadaan baik dan tidak mengalami kerusakan berarti.

Upaya pengangkatan motor dilakukan oleh sejumlah pemuda setempat yang dengan sigap bekerja sama, menunjukkan kepedulian tinggi untuk membantu sesama. Selain itu, para pemuda tersebut juga dibantu oleh anggota Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Bangil yang turut serta dalam proses evakuasi.
Zainul, ayah dari Salman, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan sejak peristiwa tersebut hingga motor yang tenggelam berhasil ditemukan. βYang terpenting adalah keselamatan anak saya. Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan,β ujarnya dengan penuh haru.

M. Yunus, Kepala Dusun Tamanan, juga memberikan pesan kepada masyarakat luas agar selalu waspada, terutama di kawasan rawan banjir. βKami telah memasang rambu peringatan, dan saya harap masyarakat lebih berhati-hati saat melintasi jalur ini, khususnya saat musim penghujan,β katanya.
Sementara itu, Saikhu, Ketua FPRB Bangil, mengapresiasi solidaritas yang ditunjukkan oleh warga setempat dan anggota FPRB Bangil. Ia berharap semangat gotong royong ini dapat terus terjaga untuk kebaikan bersama. “Kerja sama yang baik ini menunjukkan bahwa kita semua saling peduli dan mendukung satu sama lain dalam menghadapi musibah,” ungkapnya.
Insiden ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintasi jalur-jalur rawan, khususnya ketika hujan deras mengguyur wilayah tersebut.(Santok/SB)