Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Wisata Petik Melon Golden Kinanti, Sensasi Agrowisata Modern di Pandaan

WhatsApp Image 2026-01-20 at 17.33.16

PANDAAN, Suarabangilmedia.com – Berwisata menjadi salah satu cara paling ampuh untuk menyegarkan pikiran dari rutinitas harian. Pilihannya pun beragam, salah satunya wisata berbasis pertanian yang kini makin diminati masyarakat.

Bagi pecinta buah-buahan, wisata petik melon langsung dari kebun bisa menjadi alternatif menarik. Tak perlu jauh-jauh keluar daerah, cukup datang ke Taman ADN Firdaus yang berada di Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Di tempat ini, pengunjung disuguhi pemandangan ribuan tanaman melon Golden Kinanti yang dibudidayakan secara modern di dalam green house berukuran 50 x 11 meter. Satu green house mampu menampung sekitar 1.260 tanaman melon yang tertata rapi dan bersih.

Kepala Desa Sumbergedang, Niam Sovie, menjelaskan bahwa budidaya melon Golden Kinanti dilakukan dengan teknologi komputerisasi berbasis smart farming.

“Seluruh kebutuhan nutrisi dan pengairan dikontrol lewat ponsel. Jadi perawatannya presisi, risikonya kecil, dan panennya bisa tepat waktu,” ujar Niam, Rabu (21/1/2026).

Untuk menunjang keberhasilan program tersebut, Pemerintah Desa Sumbergedang secara aktif membekali para pengelola dengan berbagai pelatihan. Mulai dari budidaya melon hidroponik berbasis smart farming, hingga pelayanan wisata yang humanis.

“SDM pengelola terus kami latih, tidak hanya soal teknis pertanian, tapi juga bagaimana melayani wisatawan dengan baik,” imbuhnya.

Niam menambahkan, seluruh tanaman melon tersebut ditanam di lahan kas desa seluas enam hektare yang lokasinya strategis. Pemanfaatan lahan ini menjadi langkah nyata pemerintah desa bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis pertanian bernilai tambah.

“Mahasiswa UMM banyak membantu kami, mulai dari perencanaan hingga praktik budidaya melon Golden Kinanti sampai berhasil,” jelasnya.

Soal kualitas rasa, Niam tak ragu menyebut melon Golden Kinanti memiliki keunggulan dibanding melon pada umumnya.

“Rasanya lebih segar, manis, dan teksturnya renyah. Itu sebabnya harga jualnya cukup tinggi, bisa mencapai Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu per kilogram,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Pandaan Timbul Wijoyo berharap Desa Sumbergedang terus berkembang menjadi desa yang mandiri dan sejahtera melalui sektor agrowisata.

“Harapan kami, Desa Sumbergedang menjadi pusat agrowisata produktif yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus pengalaman wisata edukatif bagi masyarakat. Kami tunggu kedatangannya,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promo Iklan Hubungi Kami