May 19, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Satpol PP Sisir Wisma di Prigen saat Ramadan, 10 Perempuan Dipulangkan

0
Untitled

Prigen | Suarabangilmedia.com – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Pasuruan melakukan penyisiran ke sejumlah wisma di kawasan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Minggu (2/3/2026). Langkah ini dilakukan menyusul dugaan masih adanya praktik prostitusi selama bulan suci Ramadan.

Operasi digelar sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menjaga ketertiban umum serta memastikan kawasan wisata pegunungan tersebut terbebas dari aktivitas yang melanggar peraturan daerah.

Dalam penyisiran tersebut, petugas mendatangi lorong-lorong permukiman hingga menemukan salah satu wisma yang diduga masih menerima tamu. Di lokasi itu, aparat mendapati sejumlah perempuan yang diduga bekerja sebagai pekerja seks komersial (PSK).

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah (PPUD) Satpol PP Kabupaten Pasuruan, Suyono, mengatakan total ada 10 perempuan yang diamankan. Mayoritas berasal dari luar Provinsi Jawa Timur, di antaranya dari Bandung, Jawa Barat.

“Setelah kami amankan, langsung kami perintahkan untuk pulang hari itu juga,” ujar Suyono saat dikonfirmasi, Senin (2/3/2026).

Menurutnya, penertiban tersebut merupakan bagian dari upaya pengamanan wilayah selama Ramadan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk. Pihaknya menegaskan tidak akan memberi ruang bagi pengelola wisma maupun tempat hiburan yang tetap nekat melanggar aturan.

Suyono menambahkan, para perempuan yang terjaring diberi pilihan untuk meninggalkan lokasi secara mandiri atau dibawa ke kantor Satpol PP untuk proses lebih lanjut. Sebagian besar akhirnya memilih mengemasi barang-barang mereka dan kembali ke daerah asal.

Ia memastikan penindakan dilakukan tanpa tebang pilih terhadap siapa pun yang terbukti memfasilitasi aktivitas terlarang. “Kami lakukan pembubaran paksa sebagai bentuk penegakan perda,” tegasnya.

Saat ini, kawasan Prigen masih dalam pemantauan rutin tim patroli guna mencegah praktik serupa kembali terjadi. Pemerintah daerah berharap langkah pengawasan dan pendekatan persuasif yang dilakukan dapat menekan aktivitas prostitusi di wilayah tersebut selama Ramadan. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *