Tabrakan Beruntun Tiga Motor di Prigen Pasuruan, Dua Pemotor Luka-luka, Satu Pelaku Kabur!
PASURUAN – Suarabangilmedia.com. Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Jurusan Prigen-Pandaan, tepatnya di Desa Gambiran, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Peristiwa nahas ini berlangsung pada Minggu dini hari, 19 April 2026, sekitar pukul 02.00 WIB.
Tiga unit sepeda motor terlibat tabrakan yang mengakibatkan dua orang pengendara mengalami luka-luka. Ketiga kendaraan tersebut terdiri dari dua unit Honda Mega Pro dan satu unit motor lain yang hingga kini belum diketahui jenis maupun nomor polisinya.
Dari dua motor Mega Pro yang terlibat, satu di antaranya tidak memakai pelat nomor. Sementara satu lagi bernomor polisi S 3128 WU.
Bagaimana kronologi kejadiannya? Anggota Unit Lantas Polsek Pandaan, Aipda Sawiwit, memberikan keterangan berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan.
Menurutnya, kecelakaan karambol ini bermula dari sebuah motor yang tidak diketahui identitasnya. Kendaraan tersebut melaju dari arah utara. Sesampainya di tempat kejadian perkara, motor misterius itu menyundul bagian belakang atau samping Mega Pro tanpa nomor polisi.
Pengendara Mega Pro tanpa nopol itu bernama M. Anang Makruf, usia 25 tahun, warga Desa Ngerong, Kecamatan Gempol. Akibat sundulan tersebut, motor Anang pun oleng dan mengarah ke kanan.
Nahas, dari arah berlawanan melaju motor Mega Pro lainnya. Pengendaranya adalah Armeita Eka Ariansyah, usia 20 tahun, warga Desa Tempeh Kidul, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang.
Karena posisi yang sudah tidak terkendali, kedua motor Mega Pro itu pun bertabrakan. Kedua pengendara sama-sama terjatuh dan mengalami luka-luka.
“Motor Honda Mega Pro tanpa nopol dari Pandaan mau ke Prigen, ditabrak motor tidak dikenal. Lalu, motornya mengarah ke kanan dan tertabrak motor jenis yang sama dari arah berlawanan. Sedangkan yang menabrak dari belakang kabur,” jelas Aipda Sawiwit.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih memburu motor misterius yang menjadi biang keladi kecelakaan beruntun tersebut. Dua korban luka sudah dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan. (*)