Truk Towing Tabrak Truk Pasir di Tol Gempas, Sopir Ngantuk
Pasuruan | Suarabangilmedia.com – Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua kendaraan besar terjadi di ruas Tol Gempol-Pasuruan (Gem-Pas) KM 801 Jalur B pada Minggu (7/6/2026). Sebuah truk towing yang mengangkut satu unit speedboat menabrak bagian belakang dump truck bermuatan pasir. Kejadian ini diduga dipicu oleh pengemudi truk towing yang mengantuk.
Panit III Satuan PJR Polda Jatim, Ipda Ridho Pramana, mengungkapkan kronologi kejadian. Kecelakaan bermula saat truk towing bernomor polisi B 9625 FQB melaju dari arah Probolinggo menuju Surabaya (timur ke barat). Truk ini dikemudikan oleh Mohlis (41) , warga Surabaya.
Truk towing tersebut melaju dengan kecepatan sedang di lajur lambat. Saat berada di KM 801 Jalur B Tol Gem-Pas, tiba-tiba pengemudi truk towing kehilangan kendali.
“Dugaan sementara, sopir truk towing mengantuk hingga membuat kendaraan hilang kendali, kemudian menabrak truk di depannya yang berjalan searah,” ujar Ridho, Minggu (7/6/2026). Truk yang ditabrak adalah dump truck tronton bernomor polisi KT 8589 DG.
Dump truck tersebut dikemudikan oleh Sugianto (26) , warga Bojonegoro. Kedua kendaraan melaju searah sebelum kecelakaan terjadi.
Setelah benturan keras, kedua kendaraan berhenti dalam posisi di jalur yang sama. Sopir dump truck yang memuat pasir kemudian menepi di bahu luar jalan tol. Sementara itu, truk towing yang mengalami kerusakan terhenti di lajur kanan.
Meskipun terjadi benturan keras, pengemudi truk towing, Mohlis, hanya mengalami luka ringan berupa lecet di bagian lengan kiri. Pengemudi dump truck, Sugianto, dilaporkan selamat tanpa luka.
“Korban meninggal dunia nihil, hanya satu orang mengalami luka ringan, yaitu pengemudi truk towing,” ujar Ridho.
Kerugian material akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai Rp30 juta. Adapun kerugian sarana tol saat ini masih dalam proses penghitungan oleh pihak pengelola.
Personel Sat PJR Polda Jatim bersama pihak pengelola Tol Gem-Pas langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan mengurai kemacetan. “Untuk barang bukti kendaraan sudah dievakuasi ke Gerbang Tol (GT) Rembang, penanganan selanjutnya ditangani Satlantas Polres Pasuruan Kota,” kata Ridho. (HS)