Habibi: Keluarga Tegas, Bukan Manja, Kunci Anak Raih Masa Hebat
Pasuruan | Suarabangilmedia.com – Suasana haru sekaligus penuh makna mewarnai acara Pelepasan TK B dan Kreasi Siswa SD Cendekia Islamic Preschool serta SDI Peradaban Yadika, Minggu (14/6/2026) di Auditorium ITB Yadika Pasuruan.
Di tengah gegap gempita pelepasan puluhan siswa, hadir sebuah pesan mendalam dari Yayasan Yadika. Muhammad Habibi, SH., MKn. mengingatkan bahwa tema “Masa Hebat” bukan sekadar slogan, melainkan panggilan untuk kembali ke peran utama keluarga.
“Jangan keliru memaknai gentle parenting. Menjadi lembut bukan berarti membiarkan. Anak justru membutuhkan batasan yang jelas dari orang tuanya,” ujar Habibi dengan bijak di hadapan puluhan wali murid dan guru.
Puluhan siswa TK B yang berpindah ke jenjang berikutnya menjadi saksi pentingnya penguatan karakter sejak dini. Habibi mengajak para orang tua untuk tidak terjebak pada gaya asuh yang serba membolehkan.
“Keluarga adalah madrasah pertama. Bukan sekolah, bukan guru les, tetapi ayah dan ibu di rumahlah yang paling berperan,” tegasnya dengan penuh keyakinan.

Acara yang dimulai pukul 07.00 WIB dengan Open Gate, doa oleh Ust. Anas, serta lagu Indonesia Raya berlangsung tertib. Namun puncak perhatian justru saat Habibi menyampaikan pandangannya tentang pola asuh ideal.
“Anak hebat lahir dari ketegasan yang dilandasi cinta. Katakan ‘tidak’ ketika diperlukan, beri batasan dengan penuh kasih, jangan takut anak rewel karena justru itu bagian dari mendidik,” paparnya disambut tepuk tangan hangat.
Habibi juga mengapresiasi para orang tua yang hadir. Menurutnya, kesediaan belajar bersama adalah langkah awal menuju keluarga yang tangguh. “Gentle parenting sejati adalah tegas dalam aturan, lembut dalam cara, dan konsisten dalam tindakan.”
Sambutan Habibi ditutup dengan kalimat inspiratif: *“Masa Hebat dimulai dari keluarga yang berani tegas karena cinta, bukan karena takut anak marah.”