June 15, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Pria Bertato Tewas di Pandaan, Polisi Tunggu Hasil Autopsi

0
tkp-personel-kepolisian-di-rumah-orangtua-korban-di-pandaan-seusai-kejadian-foto-dok-jawa-pos-radar-bromo-vfQqt

Pandaan | Suarabangilmedia.com – Hampir dua pekan berlalu, penyebab kematian AAW (35) , pria bertato asal Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, masih belum terungkap. Korban ditemukan tewas di dalam kamar belakang rumah orang tuanya pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Kasus ini masih ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Pandaan dan Unit Pidum Satreskrim Polres Pasuruan.

Saat ditemukan, korban dalam posisi bersimbah darah. Di tubuhnya terdapat luka sayatan di leher sebelah kiri. Korban diketahui berstatus duda dan tinggal bersama orang tuanya.

Kapolsek Pandaan, Kompol Slamet Prayitno, mengungkapkan bahwa dugaan sementara kematian korban karena bunuh diri. “Dugaan sementara, meninggalnya korban karena bunuh diri. Apakah kemudian karena faktor atau penyebab lain, sejauh ini masih belum tahu dan dalam lidik,” ujarnya.

Kematian korban pertama kali diketahui oleh ayah, adik, dan iparnya. Ketiganya berada di dalam rumah saat kejadian berlangsung. Mereka langsung melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib.

Proses penyelidikan masih terus berjalan. Total lima orang saksi telah diperiksa oleh penyidik. Rinciannya, tiga orang dari keluarga korban, dan dua orang lainnya adalah rekan korban serta penjual toko atau warung.

Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti. Barang bukti tersebut meliputi pakaian korban, pisau cutter lipat, dan kasur lipat. Semua barang bukti diamankan di Polsek Pandaan.

“Untuk mengetahui penyebab kematian korban apakah bunuh diri atau karena yang lain, akan terungkap atau diketahui setelah hasil otopsinya turun. Sampai dengan saat ini masih menunggu,” ungkap Kapolsek.

Hingga saat ini, polisi masih menunggu hasil autopsi dari tim medis. Hasil otopsi akan menjadi kunci untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

Masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi sebelum hasil autopsi keluar. Polisi berkomitmen untuk mengungkap kasus ini secara transparan dan profesional. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *