DPRD Kota Pasuruan Terbuka untuk Semua, Wujud Rumah Rakyat Inklusif
Pasuruan | Suarabangilmedia.com – DPRD Kota Pasuruan semakin memperkuat perannya sebagai lembaga yang benar-benar dekat dengan masyarakat. Gedung legislatif di Jalan Balaikota ini tidak hanya menjadi tempat pembuatan kebijakan. Lebih dari itu, ia menjelma sebagai pusat layanan publik yang inklusif dan terbuka.
Ketua DPRD Kota Pasuruan, Muhammad Toyyib, menegaskan bahwa gedung dewan memiliki peran krusial. Di sinilah tiga fungsi utama legislatif dijalankan, yaitu penyusunan peraturan daerah, pembahasan APBD, dan pengawasan kinerja pemerintah kota. Semua berjalan seiring untuk kepentingan rakyat.
“Sebagai lembaga legislatif, DPRD memiliki peran yang sejajar dan menjadi mitra kerja kepala daerah. Kantor ini terbuka bagi semua kalangan, tanpa terkecuali. Siapapun masyarakat yang membutuhkan bantuan atau ingin menyampaikan usulan, diperbolehkan datang ke sini,” ujar politisi Partai Golkar tersebut.
DPRD Kota Pasuruan ingin menghilangkan kesan bahwa gedung dewan adalah tempat yang angker dan sulit dijangkau. Masyarakat dari berbagai latar belakang dipersilakan datang. Tidak ada sekat antara wakil rakyat dan yang diwakilinya.
Untuk memudahkan komunikasi, DPRD menyediakan mekanisme formal yang sistematis namun tetap humanis. Masyarakat umum, aktivis, hingga akademisi dapat mengajukan permohonan audiensi resmi. Caranya, melalui pihak Sekretariat DPRD.
Setiap aspirasi yang masuk akan ditampung dan ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan yang ada. Proses ini dijalankan secara transparan dan bertanggung jawab. Tujuannya agar setiap suara rakyat didengar dan diperjuangkan.
DPRD Kota Pasuruan juga berkomitmen menjadikan gedung ini sebagai ruang edukasi bagi masyarakat. Warga dapat belajar tentang proses legislasi dan bagaimana kebijakan daerah dibuat. Hal ini penting untuk meningkatkan pemahaman publik tentang pemerintahan.
Langkah ini sejalan dengan upaya menciptakan pemerintahan yang terbuka dan akuntabel. Masyarakat tidak hanya menjadi objek kebijakan, tetapi juga subjek yang berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah.
Dengan semangat rumah rakyat yang inklusif, DPRD Kota Pasuruan berharap kepercayaan publik semakin kuat. Keterlibatan masyarakat dalam proses politik dan pembangunan menjadi kunci kemajuan Kota Pasuruan. (HS)