July 31, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Bimbingan Pranikah bagi remaja usia nikah dan calon pengantin

0
1001679487

Pasuruan | suarabangilmedia.com-Babinsa Gempol menghadiri kegiatan Sosialisasi Bimbingan Pranikah bagi remaja usia nikah dan calon pengantin (catin) yang digelar di Balai Desa Legok, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Selasa (14/7/2026). Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman sekaligus bekal kepada generasi muda agar memiliki kesiapan dalam membangun rumah tangga yang sehat, harmonis, dan bertanggung jawab.

Acara diikuti oleh berbagai unsur pemerintah dan masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Gempol Hadi Mulyono, SH., MM., Kepala Desa Legok Nursalam, SE., Penghulu KUA Gempol Faruq Abdil Hadi, Babinsa Desa Legok Sertu M. Mukhlas, Ketua BPD Imam Furqon, SE., perangkat desa, serta para remaja Desa Legok yang menjadi sasaran utama sosialisasi.

Pentingnya Persiapan Sebelum Menikah

Dalam sambutannya, Camat Gempol Hadi Mulyono menegaskan bahwa pernikahan bukan sekadar prosesi seremonial, tetapi merupakan awal dari kehidupan baru yang membutuhkan kesiapan dari berbagai aspek. Menurutnya, calon pasangan harus mempersiapkan diri secara mental, emosional, sosial, dan ekonomi agar mampu menghadapi dinamika kehidupan rumah tangga.

Ia berharap melalui kegiatan sosialisasi ini, para remaja dapat memahami tanggung jawab sebagai suami maupun istri di masa mendatang. Dengan bekal pengetahuan yang memadai, potensi munculnya konflik rumah tangga dapat diminimalkan sehingga tercipta keluarga yang harmonis dan mampu memberikan lingkungan terbaik bagi generasi berikutnya.

Kepala Desa Legok Nursalam juga mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pembinaan kepada remaja menjadi salah satu langkah preventif dalam membangun masyarakat yang lebih berkualitas. Pemerintah desa berkomitmen mendukung berbagai program edukasi yang memberikan manfaat nyata bagi warga, khususnya generasi muda.

Babinsa Dukung Pembinaan Generasi Muda

Babinsa Koramil 0819/20 Gempol, Sertu M. Mukhlas, menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk dukungan TNI dalam pembinaan masyarakat di wilayah binaan, termasuk memberikan motivasi kepada para remaja agar mempersiapkan masa depan dengan baik.

“Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan para remaja memiliki wawasan dan kesiapan yang matang sebelum membangun rumah tangga, sehingga dapat menciptakan keluarga yang harmonis, sejahtera, dan berkualitas,” ujar Sertu M. Mukhlas.

Ia menambahkan bahwa ketahanan keluarga memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang aman dan kondusif. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, TNI, tokoh agama, dan masyarakat perlu terus diperkuat melalui kegiatan edukatif seperti sosialisasi bimbingan pranikah.

Materi Disampaikan Secara Interaktif

Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh berbagai materi penting yang berkaitan dengan kehidupan berkeluarga. Narasumber menyampaikan pembahasan mengenai kesehatan reproduksi, manajemen keluarga, komunikasi dalam rumah tangga, hingga nilai-nilai keagamaan sebagai fondasi membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.

Penyampaian materi dilakukan secara interaktif sehingga peserta tidak hanya mendengarkan paparan, tetapi juga aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan kepada para narasumber. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang muncul terkait tantangan kehidupan rumah tangga, kesiapan menjadi orang tua, serta pentingnya menjaga komunikasi dalam keluarga.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para remaja Desa Legok memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai arti sebuah pernikahan. Edukasi sejak dini dinilai menjadi langkah strategis dalam membentuk generasi yang siap membangun keluarga berkualitas, sekaligus mendukung terciptanya masyarakat yang lebih harmonis, tangguh, dan sejahtera di Kabupaten Pasuruan. Program seperti ini juga menjadi contoh kolaborasi positif antara pemerintah, TNI, KUA, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan .(D2Y)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *