350 Warga Pandean Terima Bantuan Beras Bulog, Kades Abdul Karim Pastikan Penyaluran Tanpa Pungutan
PASURUAN | suarabangilmedia.com – Sebanyak 350 warga Desa Pandean, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, menerima bantuan pangan berupa beras dari program Bulog pada Senin (31/8/2026). Penyaluran bantuan tersebut dipusatkan di Pendopo Desa Pandean dan dimulai sejak pukul 08.00 WIB.
Sejak pagi, masyarakat yang telah tercatat sebagai penerima mulai mendatangi lokasi penyaluran. Dengan membawa perlengkapan yang diperlukan untuk pengambilan bantuan, warga mengikuti proses pembagian yang telah disiapkan oleh Pemerintah Desa Pandean.
Dalam program tersebut, masing-masing penerima mendapatkan bantuan beras sebanyak 30 kilogram. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus mengurangi beban pengeluaran masyarakat untuk kebutuhan pokok.
Kepala Desa Pandean, Abdul Karim, turut membuka kegiatan penyaluran. Ia didampingi perangkat desa dan Satgas Bantuan Pangan Desa Pandean yang bertugas membantu memastikan proses distribusi berjalan sesuai daftar penerima.

Abdul Karim menyambut baik adanya bantuan pangan melalui Bulog tersebut. Menurutnya, beras merupakan kebutuhan utama masyarakat sehingga bantuan yang diterima warga diharapkan benar-benar memberikan manfaat bagi keluarga penerima.
“Alhamdulillah, ada 350 warga yang mendapatkan bantuan pangan. Mudah-mudahan bantuan beras 30 kilogram ini bisa membantu kebutuhan keluarga dan memberikan manfaat bagi warga,” kata Abdul Karim.
Ia juga menekankan bahwa proses pengambilan bantuan tidak dikenakan biaya. Warga penerima tidak diperbolehkan memberikan uang atau pungutan dalam bentuk apa pun berkaitan dengan distribusi bantuan tersebut.
“Bantuan ini gratis dan tidak ada pungutan. Kalau ada yang meminta uang kepada penerima, silakan segera laporkan kepada saya,” tegasnya.
Proses pembagian dilakukan secara bertahap untuk menghindari penumpukan warga. Petugas desa melakukan pengecekan data penerima sebelum bantuan diserahkan. Mekanisme tersebut dilakukan agar distribusi berjalan tertib dan bantuan dapat diterima oleh warga yang memang terdaftar.

Sejumlah warga mengaku terbantu dengan adanya program bantuan pangan tersebut. Tambahan persediaan beras di rumah dinilai dapat meringankan kebutuhan keluarga, khususnya di tengah tingginya kebutuhan sehari-hari.
Pemerintah Desa Pandean juga mengingatkan masyarakat agar menjaga bantuan yang telah diterima dan memanfaatkannya untuk kebutuhan pangan keluarga. Di sisi lain, warga diminta turut mengawasi proses distribusi agar berjalan transparan.
Penyaluran bantuan berlangsung hingga seluruh penerima mendapatkan haknya. Pemerintah desa berharap program bantuan pangan melalui Bulog dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan ikut memperkuat ketahanan pangan keluarga di Desa Pandean.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti pentingnya koordinasi antara pemerintah desa, petugas penyalur dan masyarakat dalam memastikan bantuan pangan dapat diterima secara tertib, tepat sasaran dan tanpa pungutan. (Bagio)