September 18, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Warga Tengger Geruduk Loket Bromo, Wisata Akhirnya Kembali Dibuka

0
hhyh

Pasuruan | Suarabangilmedia.com – Ketegangan mewarnai kawasan pintu masuk Bromo via Wonokitri, Tosari, Jumat (18/9/2026) siang. Ratusan pelaku usaha wisata mendatangi pos loket tiket dan melakukan aksi pemblokiran.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB itu melibatkan lebih dari 200 orang. Mereka terdiri dari sopir jip, tukang ojek, hingga pedagang lokal yang menggantungkan penghidupan dari sektor wisata Bromo.

Massa menyegel pos loket menggunakan papan seng. Sejumlah pamflet berisi tuntutan pembukaan kawasan wisata juga ditempel di sekitar lokasi.

Tak hanya itu, warga menegaskan klaim bahwa lahan tempat berdirinya pos loket merupakan tanah milik desa setempat. Petugas gabungan dari Polsek Tosari dan TNI diterjunkan untuk menjaga kondisi tetap kondusif.

Ketua Paguyuban Jip Tosari, Heri Nurdi (55), mengungkapkan kekecewaannya terhadap pengelola kawasan. Menurutnya, selama ini pelaku usaha di lapangan tidak pernah dilibatkan dalam pengambilan kebijakan.

“Kami kecewa kebijakan penutupan ini. Kami di lapangan sama sekali tidak pernah diajak koordinasi oleh pihak TNBTS terkait kebijakan penutupan maupun hal-hal yang berkaitan dengan kebencanaan,” ungkap Heri.

Aksi tersebut mendapat pendampingan sejumlah tokoh Tengger. Mulai dari kepala desa penyangga wisata hingga Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan dari Fraksi Gerindra, Agus Setiya Wardana.

Agus yang juga tokoh Tengger asal Desa Wonokitri menyampaikan garis besar tuntutan masyarakat. Ia menekankan pentingnya komunikasi antara pengelola kawasan dan warga setempat.

Akhirnya, kabar baik datang. Wisata Bromo dipastikan kembali dibuka pada Sabtu (19/9/2026). Keputusan ini disambut lega oleh para pelaku usaha yang selama ini menanti kepastian.

Pembukaan kembali kawasan Bromo diharapkan menjadi momentum perbaikan komunikasi antara TNBTS, pemerintah daerah, dan masyarakat Tengger. Kolaborasi yang harmonis menjadi kunci keberlanjutan sektor wisata di kawasan tersebut. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *