Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Sekolah Bergengsi atau Madrasah Siap Kerja? Ini Pertimbangan bagi Orang Tua

0
Sekolah Bergengsi atau Madrasah Siap Kerja_

PASURUAN | Suarabangilmedia.com – Memilih sekolah untuk anak bukan perkara mudah. Orang tua kerap dihadapkan pada dua pilihan: sekolah bonafit dengan titel dan gengsi yang mentereng, atau madrasah yang menawarkan bekal keterampilan dan kesiapan kerja.

Sekolah bergengsi memang punya daya tarik tersendiri. Fasilitas lengkap, reputasi mapan, dan citra elit sering menjadi pertimbangan utama. Bagi sebagian keluarga, sekolah seperti ini dianggap sebagai simbol status sekaligus jaminan masa depan.

Namun, realitas di lapangan tak selalu sejalan dengan ekspektasi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pasuruan pada 2025 justru menunjukkan ironi. Pengangguran terbuka di wilayah ini mencapai 41.410 orang, dan yang paling banyak menganggur justru lulusan SMA sederajat, yakni 20.138 orang . Angka itu jauh lebih tinggi dibanding lulusan SD ke bawah yang berjumlah 13.494 orang .

Kesadaran akan pentingnya keterampilan inilah yang mulai mengubah cara pandang orang tua. Mereka kini mencari lembaga pendidikan yang tak hanya unggul secara akademik, tetapi juga membekali anak dengan kompetensi siap pakai.

MA Plus Al Hikmaturrohmaniyah Mojotengah, Sukorejo, hadir menjawab kebutuhan tersebut. Madrasah ini menawarkan pendekatan berbeda dengan memadukan penguatan ilmu agama dan pembekalan keterampilan vokasi yang aplikatif.

Kepala Madrasah, M. Malik, S.Pd., menegaskan komitmen madrasah untuk menyiapkan lulusan yang siap kerja. Bukan sekadar membawa ijazah, siswa dibekali keterampilan praktis yang bisa langsung digunakan di dunia industri.

“Kami membekali siswa dengan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri. Jadi, ketika mereka lulus, mereka tidak sekadar membawa ijazah, tetapi juga kompetensi yang siap pakai,” ujar M. Malik.

Komitmen itu diperkuat melalui Bursa Kerja Khusus (BKK) madrasah. BKK aktif menjembatani alumni dengan dunia usaha dan dunia industri, mulai dari penyaluran informasi lowongan hingga pembekalan karier seperti pelatihan CV dan simulasi wawancara.

Langkah ini sejalan dengan kebutuhan nyata di lapangan. Pemkab Pasuruan sendiri mencatat rendahnya serapan lulusan pelatihan kerja, yang rata-rata hanya sekitar 10 persen karena minimnya komunikasi dengan industri . Melalui BKK, MA Plus Al Hikmaturrohmaniyah berupaya memutus rantai persoalan itu sejak dari hulu.

Dengan pendekatan ini, MA Plus Al Hikmaturrohmaniyah membuktikan bahwa pendidikan agama dan kesiapan karier bisa berjalan beriringan. Lulusan diarahkan tak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja sendiri.

Bagi orang tua, pilihan kini kembali pada kebutuhan dan visi keluarga. Mengejar gengsi semata, atau memilih madrasah yang memberi kepastian masa depan anak melalui bekal keterampilan dan akses kerja yang nyata. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *