Persiapan Pemilihan Kepala Desa Serentak di Kabupaten Pasuruan Tahun 2025
Bangil, Suarabangilmedia.com – Sejumlah jabatan kepala desa di wilayah Kabupaten Pasuruan akan berakhir tahun ini, yang menandakan pentingnya persiapan Pemkab Pasuruan untuk menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada tahun 2025. Pemkab Pasuruan kini tengah mempersiapkan berbagai aspek untuk memastikan Pilkades ini berjalan lancar dan sesuai dengan harapan masyarakat.
Untuk mendukung pelaksanaan Pilkades serentak, Pemkab Pasuruan telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,9 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Anggaran ini diharapkan dapat mencakup semua kebutuhan yang terkait dengan proses Pilkades di 15 desa yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Pasuruan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pasuruan, Rido Nugroho, mengungkapkan bahwa ada total 15 desa yang akan melaksanakan Pilkades pada 2025. Dari jumlah tersebut, 11 desa akan menggelar Pilkades serentak, sementara 4 desa lainnya akan mengadakan Pilkades melalui mekanisme Penggantian Antar Waktu (PAW) karena berbagai alasan, seperti adanya kepala desa yang mengundurkan diri atau meninggal dunia.
Rido menjelaskan bahwa meskipun Pilkades serentak direncanakan pada tahun 2025, pihaknya masih menunggu petunjuk lebih lanjut terkait jadwal pastinya. “Kami masih menunggu Peraturan Pemerintah (PP) yang akan menjadi dasar pelaksanaan Pilkades ini. Begitu PP diterbitkan, kami akan segera mengatur jadwal pelaksanaannya,” kata Rido.
Dana sebesar Rp2,9 miliar yang telah disiapkan akan digunakan untuk berbagai kebutuhan dalam pelaksanaan Pilkades. Ini meliputi sosialisasi kepada masyarakat, penyediaan logistik, serta biaya operasional panitia Pilkades. “Kami ingin memastikan bahwa semua tahapan Pilkades berjalan sesuai dengan prosedur yang benar, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan,” lanjutnya.
Selain itu, pengawasan dan pengamanan selama proses pemilihan juga menjadi fokus utama untuk menjaga kelancaran, keamanan, dan keadilan dalam Pilkades. Keamanan yang ketat sangat penting untuk menghindari potensi kecurangan atau gangguan yang dapat merusak jalannya pemilihan.
“Tentu harapan kami Pilkades serentak bisa digelar secara lancar dan transparan, serta memastikan partisipasi masyarakat desa dalam memilih pemimpin mereka,” tambah Rido Nugroho. Dengan anggaran yang telah disiapkan, Pemkab Pasuruan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dalam memilih kepala desa yang akan memimpin desa mereka.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan, Rudi Hartono, juga memberikan perhatian serius terhadap persiapan Pilkades ini. Ia menekankan pentingnya persiapan yang matang dari pihak DPMD untuk memastikan pelaksanaan Pilkades berjalan sesuai dengan rencana. “Kami meminta DPMD untuk segera mempersiapkan semua urusan terkait Pilkades, mulai dari pengaturan jadwal, pemilihan panitia, hingga pengawasan yang ketat,” tegas Rudi.
Menurut Rudi, Pilkades merupakan ajang yang sangat penting bagi masyarakat desa untuk memilih pemimpin yang mereka percayai. Oleh karena itu, ia berharap proses Pilkades di 15 desa ini bisa berlangsung tanpa kendala. Ia juga mengingatkan agar setiap tahapan dipersiapkan dengan baik, sehingga tidak ada masalah yang timbul di tengah jalan.
Pemerintah Kabupaten Pasuruan berharap Pilkades serentak ini dapat berjalan dengan sukses, memberikan dampak positif bagi masyarakat, serta menghasilkan pemimpin desa yang mampu membawa perubahan dan kemajuan bagi desa-desa di Kabupaten Pasuruan. Diharapkan, seluruh masyarakat turut serta dalam proses ini dengan semangat demokrasi yang tinggi. (SantokSB)