May 19, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Realisasi PAD Persampahan Pasuruan Tembus 54 Persen, Sistem Non-Tunai Jadi Kunci Sukses

0
F-retribusi-tpa-1-2774112494

BANGIL, Suarabangilmedia.com – Ada kabar menggembirakan dari Kabupaten Pasuruan. Hingga Mei 2025, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor persampahan menunjukkan tren positif. Tak tanggung-tanggung, capaian retribusi sampah sudah menyentuh lebih dari separuh target yang ditetapkan sepanjang tahun ini.

Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan, Bambang Suprapto, menyebutkan bahwa hingga akhir Mei 2025, perolehan dari retribusi jasa angkut dan pembuangan sampah telah mencapai Rp 808.235.000. Jumlah ini setara dengan 54,38 persen dari target tahunan yang dipatok sebesar Rp 1,48 miliar.

Prapto—sapaan akrabnya—menjelaskan bahwa salah satu kunci keberhasilan dalam capaian ini adalah penerapan sistem pembayaran non-tunai. Sistem ini mulai diterapkan sejak 2019 dan terbukti mampu meningkatkan transparansi serta memudahkan proses pembayaran bagi masyarakat dan sektor industri.

“Dengan sistem non-tunai, semua transaksi tercatat dengan rapi. Ini juga mendorong masyarakat dan pelaku usaha untuk lebih disiplin dalam membayar retribusi,” ujarnya saat ditemui di kantor DLH, Kamis (19/6).

Saat ini, tercatat ada sekitar 170 perusahaan di Kabupaten Pasuruan yang mempercayakan pengelolaan sampahnya kepada DLH, yang seluruhnya dibuang dan diproses di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Wonokerto. Selain dari sektor industri, kontribusi besar juga datang dari rumah tangga yang tersebar di 17 kecamatan.

Kepercayaan masyarakat dan dunia usaha terhadap layanan persampahan DLH menjadi salah satu pilar penting peningkatan PAD ini. Kesadaran untuk membayar retribusi secara rutin semakin tumbuh seiring dengan kemudahan akses dan sistem yang diterapkan.

“Pengangkutan sampah domestik dilakukan secara terjadwal dan menyasar seluruh permukiman warga. Prioritas utama kami tetap menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan,” tambah Prapto. Dengan tren positif ini, DLH optimistis target PAD tahun 2025 dari sektor persampahan bisa terlampaui sebelum akhir tahun. (*)

Editor : SantokSB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *