July 31, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Pelaksanaan Penyuluhan dan Pelayanan KB, Praktik P2GP, dan Kesehatan Reproduksi UOBF Puskesmas Raci

0
WhatsApp Image 2024-11-22 at 10.31.59

Bangil (Suarabangilmedia.com) – UOBF (Unit Organisasi Bersifat Fungsional) dalam konteks kesehatan berperan penting dalam melaksanakan kegiatan teknis operasional untuk mendukung program kesehatan masyarakat. Pada hari Jumat, 22 November 2024, UOBF Puskesmas Raci mengadakan kegiatan Penyuluhan dan Pelayanan Keluarga Berencana (KB), Praktik P2GP (Pelayanan Persalinan dan Keluarga Berencana), serta Kesehatan Reproduksi di Gedung Serba Guna Kantor Kelurahan Latek, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya program KB dan kesehatan reproduksi, serta memberikan layanan langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Para peserta mendapatkan informasi mengenai berbagai metode KB, pentingnya perencanaan keluarga, dan langkah-langkah menjaga kesehatan reproduksi yang optimal.

Selain itu, praktik P2GP juga disediakan untuk mendukung masyarakat yang membutuhkan layanan terkait persalinan dan pemeriksaan kesehatan reproduksi lainnya. Tim tenaga kesehatan dari Puskesmas Raci turut hadir untuk memberikan konsultasi dan pelayanan kesehatan secara langsung.

Acara ini dihadiri oleh petugas kesehatan Puskesmas Raci, Ketua Penggerak PKK Kelurahan Latek, Partini, kelompok masyarakat kader kesehatan, serta warga sekitar Kelurahan Latek. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dan mendorong mereka untuk lebih aktif menjaga kesehatan reproduksi serta merencanakan keluarga dengan bijak.

Penyuluhan dimulai dengan pemateri pertama, Bidan Hj Khuraitus Saidah, Amd.Keb, yang menyampaikan pentingnya penyuluhan dan pelayanan KB. Diikuti oleh Novita Aprilia, S.Kep, Ners, yang membahas P2GP dan Kesehatan Reproduksi, serta Irma Eke, Amd.Kep, yang memberikan penyuluhan tentang kanker payudara dan kanker leher rahim. Pada sesi kedua, Novita Aprilia juga memberikan materi tentang Kesehatan Reproduksi Remaja, sementara Irma Eke melanjutkan dengan pembahasan mengenai deteksi dini kanker leher rahim melalui IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat).

Dalam penyuluhannya, Bidan Hj Khuraitus Saidah mengungkapkan bahwa perencanaan kehamilan adalah keputusan besar yang membutuhkan pertimbangan matang dari setiap pasangan muda. Sebelum memulai perencanaan kehamilan, pasangan disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga medis guna memilih metode kontrasepsi yang tepat sesuai kebutuhan dan kondisi kesehatan masing-masing. Metode KB yang tersedia antara lain pil KB, suntik KB, implan, kondom, dan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR), yang masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipahami.

Selain pemilihan metode KB, pasangan juga perlu mempersiapkan diri secara fisik dan emosional dengan menerapkan gaya hidup sehat, seperti pola makan seimbang dan olahraga teratur. Kesiapan emosional juga sangat penting, karena kehamilan dan membesarkan anak memerlukan komitmen yang besar. Oleh karena itu, komunikasi yang baik antara pasangan diperlukan agar keduanya siap secara fisik dan mental dalam menyambut kehadiran anggota keluarga baru.

Bidan Hj Khuraitus Saidah menambahkan, β€œDengan perencanaan yang baik, pasangan dapat memastikan bahwa mereka berada dalam kondisi terbaik untuk menerima kehadiran anak, baik dari segi kesehatan, keuangan, maupun kestabilan emosional.”

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya perencanaan keluarga yang matang dan menjaga kesehatan reproduksi, serta mendorong pasangan muda untuk membuat keputusan yang bijak demi kesehatan keluarga di masa depan. (Santok/SB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *