Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

172 Buruh Rokok di Kota Pasuruan Terima BLT Rp 1,5 Juta dari Dana Cukai

0
f-ILUSTRASI-BLT-DBHCHT-326043908

PASURUAN, Suarabangilmedia.com – Sebanyak 172 buruh pabrik rokok di Kota Pasuruan menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT) tahun 2025. Masing-masing buruh mendapat jatah Rp 1,5 juta yang dibayarkan dalam dua tahap.

Tahap pertama sudah dicairkan pekan lalu, sebesar Rp 900 ribu untuk tiga bulan. Sisanya, Rp 600 ribu untuk dua bulan berikutnya, akan disalurkan pada tahap kedua.

“Tahun ini penerima lebih banyak dibanding tahun lalu. Total ada 172 buruh yang menerima,” ujar Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat, Senin (18/8/2025).

Sebagai perbandingan, pada 2024 ada 254 calon penerima, namun yang terealisasi hanya 165 orang. Hal ini karena 89 orang lainnya sudah lebih dulu menerima BLT dari Pemprov Jatim. “Nilainya tetap sama, Rp 1,5 juta per orang,” jelas Kokoh.

Untuk tahun ini, Dinsos sebenarnya menganggarkan bantuan bagi 187 buruh. Namun hanya bisa direalisasikan 172 penerima karena 15 calon penerima diketahui sudah berhenti kerja, pindah, atau meninggal dunia.

Kokoh menegaskan, BLT ini memang hanya ditujukan bagi buruh pabrik rokok asal Kota Pasuruan yang belum pernah menerima bantuan serupa dari Pemprov Jatim. “Tujuannya agar taraf hidup mereka meningkat sekaligus mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat,” katanya.

Dengan skema pencairan dua tahap, diharapkan bantuan ini bisa meringankan beban buruh pabrik rokok dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. (*)

Editor : Santok

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promo Iklan Hubungi Kami