GP Ansor Instruksikan Salat Gaib dan Pemasangan Bendera Setengah Tiang untuk Mengenang Wafatnya KHR Mahfudz Hamid
Jakarta, Suarabangilmedia.com β Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) mengeluarkan instruksi resmi untuk menyelenggarakan salat ghaib, tahlil, dan pemasangan bendera setengah tiang sebagai bentuk penghormatan terhadap wafatnya Ketua Pimpinan Pusat Lembaga Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor, KHR Mahfudz Hamid. Instruksi ini ditujukan kepada seluruh pengurus dan kader GP Ansor di seluruh Indonesia.
Instruksi tersebut tertuang dalam surat yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum PP GP Ansor, Addin Jauharudin. Dalam suratnya, ia mengimbau seluruh kader Ansor untuk melaksanakan salat ghaib dan tahlil serta memasang bendera Ansor setengah tiang di wilayah masing-masing selama tujuh hari berturut-turut. “Pimpinan Pusat GP Ansor menginstruksikan kepada seluruh Pengurus Pimpinan Organisasi dan kader GP Ansor untuk menyelenggarakan Salat Gaib, Pelaksanaan Tahlil, dan Pemasangan Bendera Ansor Setengah Tiang di wilayah masing-masing selama tujuh hari,” tulis Addin dalam surat tersebut.
KHR Mahfudz Hamid, yang juga menjabat sebagai Ketua PP Lembaga Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor, menghembuskan nafas terakhir pada hari Rabu, 25 Desember 2024. Wafatnya beliau meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar GP Ansor dan seluruh umat Islam, khususnya para kader Ansor yang telah lama mengenalnya sebagai sosok yang penuh dedikasi terhadap dakwah dan pengembangan organisasi.
Pemakaman KHR Mahfudz Hamid direncanakan akan dilaksanakan pada pukul 11.00 WIB di Pesantren Al-Anwar, Maron, Purworejo, Jawa Tengah, tempat beliau mengabdikan diri dalam mengembangkan dakwah dan kegiatan sosial. Rencana pemakaman ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari GP Ansor, termasuk Ketua Umum PP GP Ansor, H. Addin Jauharudin, dan Sekretaris Jenderal PP GP Ansor, H. A. Rifqi Al Mubarok, yang tengah dalam perjalanan menuju lokasi pemakaman.
Dalam surat instruksinya, Addin Jauharudin menyampaikan doa untuk almarhum KHR Mahfudz Hamid. “Semoga amal ibadah dan kebaikan beliau diterima di sisi Allah swt. Amin ya Rabbal βalamin,” doa yang disampaikan Addin untuk almarhum yang selama ini dikenal sebagai figur penting dalam memperkuat keberadaan Majelis Dzikir dan Sholawat di tubuh GP Ansor.
KHR Mahfudz Hamid baru saja dilantik pada bulan September 2024 sebagai Ketua PP Lembaga Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor untuk masa khidmah 2024-2029. Kepemimpinan beliau membawa semangat baru dalam pengembangan dakwah dan pemberdayaan kader Ansor melalui kegiatan-kegiatan spiritual yang semakin mendalam.
Kepergian KHR Mahfudz Hamid tentunya meninggalkan kekosongan di dalam tubuh GP Ansor, namun semangat dan warisan dakwah yang ditinggalkannya akan terus menjadi bagian integral dari gerakan Pemuda Ansor di Indonesia. Seluruh pengurus dan kader Ansor di seluruh Indonesia berkomitmen untuk melanjutkan perjuangan beliau dalam menyebarkan nilai-nilai keislaman dan menjaga keutuhan organisasi.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir, keluarga besar GP Ansor dan masyarakat pada umumnya berharap agar KHR Mahfudz Hamid diterima segala amal ibadahnya dan mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah. (SantokSB)