May 19, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Pemerintah Kabupaten Pasuruan Peringati Hari Ibu ke-96 dengan Lomba GERTAM BABE untuk Tingkatkan Ketahanan Pangan dan Kurangi Inflasi

0
IMG-20241224-WA0014

Pasuruan (Suarabangilmedia.com) – Pemerintah Kabupaten Pasuruan merayakan Hari Ibu yang ke-96 dengan menggelar acara lomba GERTAM BABE (Gerakan Tanam Bawang Merah dan Cabai). Acara yang diselenggarakan di tengah kondisi pasar yang fluktuatif ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan serta mengurangi inflasi yang diakibatkan oleh harga bawang merah dan cabai yang melonjak tinggi.

Acara ini dihadiri oleh Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Nurkholis, bersama Sekretaris Daerah Yudha Triwidya Sasongko, Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah. Inovasi GERTAM BABE diluncurkan sebagai respons terhadap harga kebutuhan pokok yang terus meroket, khususnya bawang merah yang mencapai Rp19.500 per kilogram, cabai besar Rp30.000 per kilogram, dan cabai rawit Rp55.500 per kilogram pada minggu ketiga bulan Agustus, menurut pantauan Kementerian Perdagangan.

Bupati Pasuruan, Nurkholis, menjelaskan bahwa program GERTAM BABE bukan hanya bertujuan untuk mengurangi inflasi, tetapi juga untuk memperkuat ketahanan pangan daerah dan mendorong pemberdayaan perempuan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Nurkholis juga menyerahkan piagam penghargaan kepada para pemenang lomba GERTAM BABE yang telah berpartisipasi dengan semangat tinggi.

Pada kategori Perangkat Daerah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) keluar sebagai juara pertama. Kadisperindag, Diana Lukita Rahayu, menerima penghargaan tersebut di hadapan para peserta lomba. Juara kedua diraih oleh Dinas Sosial (Dinsos) yang diwakili oleh Kadinsos, Suwito Adi, sementara Juara ketiga diraih oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang diterima oleh Kalaksa BPBD, Sugeng Haryadi.

Pada kategori Kecamatan, kemenangan diraih oleh Kecamatan Puspo yang berhasil menjadi Juara 1. Sementara Kecamatan Grati dan Kecamatan Gondangwetan masing-masing meraih Juara 2 dan 3. Piagam penghargaan serta benih cabai dan bawang merah diserahkan langsung oleh Pj. Bupati Nurkholis kepada camat-camat yang hadir. Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mengatasi masalah pangan di tingkat kecamatan.

Sementara itu, pada kategori Pemerintah Desa/Kelurahan, Desa Sambisirah yang berada di Kecamatan Wonorejo menjadi pemenang utama. Desa Bulukandang dari Kecamatan Prigen dan Desa Jeruk Purut dari Kecamatan Gempol meraih Juara 2 dan 3, dengan hadiah berupa piagam penghargaan dan benih cabai serta bawang merah. Penghargaan tersebut diterima oleh camat dan kepala desa yang mewakili wilayah masing-masing.

Sugeng Haryadi, Kalaksa BPBD Pasuruan, yang turut serta dalam lomba ini, menambahkan bahwa GERTAM BABE bertujuan untuk mengatasi fluktuasi harga bawang merah dan cabai yang sering kali berdampak pada inflasi daerah. Ia mengungkapkan bahwa lomba ini sangat bermanfaat, dan ia sendiri turut menanam cabai dan bawang merah di sekitar kantor BPBD dan merasa bangga dengan keberhasilan yang diraihnya.

Program ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi dampak inflasi terhadap masyarakat. Selain itu, pemerintah daerah juga berharap lomba semacam ini dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya ketahanan pangan dan mendukung keberlanjutan pertanian lokal.

Pj. Bupati Nurkholis mengungkapkan apresiasi yang tinggi terhadap semua pihak yang terlibat dalam lomba ini. Menurutnya, GERTAM BABE merupakan salah satu upaya konkret dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin berat, dan hal ini juga mendukung program-program yang berpihak kepada perempuan dan keluarga dalam pembangunan ekonomi lokal.

Dengan semakin banyaknya pihak yang terlibat dalam program ini, diharapkan Pasuruan dapat mengurangi ketergantungan pada pasokan komoditas impor serta memperkuat produksi pangan lokal yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Ke depan, Pemkab Pasuruan berencana untuk terus mengembangkan program serupa guna menciptakan kemandirian pangan bagi masyarakat. (SantokSB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *