June 27, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Perilaku Membuang Sampah Sembarangan Masih Menjadi Masalah di Kabupaten Pasuruan

0
F-Sampah-raci1-3721190263


Bangil, Suarabangilmedia – Perilaku membuang sampah sembarangan masih menjadi masalah pelik yang belum sepenuhnya teratasi di Kabupaten Pasuruan. Salah satu contohnya dapat ditemukan di lahan kosong sekitar kompleks perkantoran Raci, Bangil, yang menjadi tempat tumpukan sampah menggunung. Tumpukan sampah yang dibiarkan menumpuk di sana bukan hanya merusak pemandangan, tetapi juga memberikan dampak buruk bagi lingkungan sekitar.

Selain merusak estetika, keberadaan sampah tersebut juga menimbulkan ancaman serius bagi kesehatan masyarakat. Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat mencemari lingkungan, termasuk tanah, air, dan udara. Dampak yang lebih berbahaya adalah potensi tempat berkembang biaknya berbagai penyakit yang dapat menular kepada masyarakat, seperti bakteri, virus, dan jamur. Fenomena ini jelas menjadi perhatian utama bagi Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan, Taufikhul Ghony, mengungkapkan bahwa sampah-sampah yang menumpuk tersebut berasal dari ulah oknum yang tidak bertanggung jawab. “Mereka seenaknya membuang sampah di lahan kosong tanpa memikirkan dampaknya bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat,” ujarnya dengan tegas.

Ghony, yang akrab disapa demikian, menegaskan bahwa tindakan membuang sampah sembarangan di lahan pribadi sekalipun tidak dapat dibenarkan. Ia menambahkan bahwa sampah yang dibuang sembarangan dapat merusak ekosistem dan mencemari lingkungan yang seharusnya terjaga dengan baik. Oleh karena itu, ia mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat untuk bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan sekitar.

Sampah yang dibuang sembarangan ini tidak hanya berbahaya bagi estetika, tetapi juga berpotensi menambah masalah lingkungan yang lebih besar. Proses pencemaran tanah, air, dan udara semakin parah seiring bertambahnya jumlah sampah yang dibiarkan berserakan. Ghony juga menjelaskan bahwa hal ini sangat berisiko bagi kesehatan masyarakat, terutama di sekitar lokasi tersebut.

Sebagai langkah konkret, DLH Kabupaten Pasuruan telah mengambil tindakan tegas untuk membersihkan area tersebut. Tim DLH telah mengangkut seluruh sampah yang ada di lahan kosong dan membawa sampah tersebut ke tempat pembuangan akhir (TPA) di Wonokerto. Proses pembersihan ini diharapkan dapat mengurangi dampak negatif dari keberadaan sampah yang menumpuk di area tersebut.

Tak hanya itu, untuk mencegah terjadinya hal serupa di masa depan, Dinas Lingkungan Hidup juga melakukan upaya restorasi lingkungan. Salah satunya adalah dengan menanam berbagai jenis pohon di area lahan yang sebelumnya penuh dengan sampah. Penanaman pohon ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas lingkungan, khususnya dalam memulihkan proses air tanah yang semula terkontaminasi sampah.

β€œPenanaman pohon kami lakukan sekaligus untuk memulihkan proses air tanah yang semula dipenuhi sampah, serta memperbaiki kualitas udara dan menjaga keberagaman hayati di kawasan tersebut,” ujar Ghony menambahkan. Ia berharap, upaya ini dapat memberikan dampak positif bagi keberlanjutan ekosistem di kawasan tersebut.

Meskipun langkah-langkah pemulihan dan pembersihan telah dilakukan, Ghony mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. β€œKami berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Masyarakat harus bersama-sama menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan, dan selalu menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat,” ujarnya.

Ghony juga menyadari bahwa membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan tidaklah mudah. Namun, pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk mengingatkan masyarakat tentang pentingnya peduli terhadap lingkungan. β€œKami terus berusaha untuk mengedukasi masyarakat agar mereka lebih peduli terhadap lingkungan dan ikut berperan dalam menjaga kebersihan,” tambah Ghony.

Dengan upaya yang berkesinambungan ini, diharapkan Kabupaten Pasuruan bisa terbebas dari masalah sampah yang mengancam kesehatan dan lingkungan, sekaligus membangun kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan demi masa depan yang lebih baik. (SantokSB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *