Pameran Seni Rupa Ketahanan Pangan di Grati: Langkah Baru untuk Ekonomi dan Budaya Pasuruan
Grati, Suarabangilmedia.com – Pada hari Sabtu, 1 Februari 2025, Bupati Pasuruan terpilih, Mas Rusdi, menghadiri Pameran Seni Rupa Ketahanan Pangan yang berlangsung di Koperasi Suka Makmur, Grati, Pasuruan. Acara ini tidak hanya menjadi ajang pameran seni, tetapi juga sebuah upaya untuk memperkenalkan seni sebagai bagian integral dari ketahanan pangan serta pendorong ekonomi lokal. Pameran tersebut menjadi momen penting yang menunjukkan dukungan Mas Rusdi terhadap perkembangan seni di daerah yang akan dipimpinnya.

Mas Rusdi menyatakan bahwa seni rupa bukan hanya sekadar alat untuk melestarikan budaya, tetapi juga memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan bahwa seni adalah sektor yang dapat mendukung perekonomian daerah dengan mengoptimalkan kreatifitas lokal. “Seni harus menjadi bagian dari ekonomi kreatif yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Pameran yang mengambil tema ketahanan pangan ini menampilkan karya-karya seniman lokal yang menggambarkan isu-isu yang sangat relevan dengan kehidupan masyarakat Pasuruan, terutama mengenai ketahanan pangan. Melalui pameran ini, masyarakat tidak hanya diajak menikmati keindahan karya seni, tetapi juga diberi pemahaman lebih dalam tentang tantangan yang dihadapi dalam bidang ketahanan pangan.

Mas Rusdi berharap bahwa kegiatan semacam ini dapat terus berkembang dan melibatkan lebih banyak seniman lokal. Ia juga berharap pemerintah daerah dapat lebih mendukung penyelenggaraan pameran seni sebagai bagian dari upaya memperkenalkan Pasuruan sebagai kota yang kaya akan seni dan budaya. βPameran seni adalah jembatan untuk memperkenalkan potensi-potensi kita kepada dunia luar,β tambahnya.
Bupati Pasuruan terpilih ini juga mengajak masyarakat untuk lebih mencintai seni dan budaya sebagai bagian dari identitas daerah. Dalam pandangannya, keterlibatan masyarakat, terutama generasi muda, sangat penting untuk keberlanjutan perkembangan seni dan budaya Pasuruan. “Seni bukan hanya milik seniman, tapi milik kita semua. Mari kita berikan ruang bagi generasi muda untuk berkarya,” tutur Mas Rusdi.

Selama kunjungannya, Mas Rusdi meninjau berbagai karya seni yang dipamerkan di stand-stand yang ada. Ia memberikan apresiasi terhadap karya-karya seniman yang tidak hanya berbicara tentang keindahan, tetapi juga menyampaikan pesan yang mendalam, terutama terkait dengan isu ketahanan pangan yang sedang menjadi perhatian banyak pihak.
Mas Rusdi juga melihat potensi besar dari pameran seni ini dalam membuka peluang ekonomi bagi masyarakat Pasuruan. Kegiatan seni seperti ini, menurutnya, dapat menarik wisatawan dan membuka peluang usaha, seperti penjualan karya seni, pembuatan produk kreatif, serta penyediaan fasilitas pendukung lainnya. Hal ini tentu dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di sekitar Grati.
Ke depan, Mas Rusdi berjanji akan memberikan perhatian lebih terhadap sektor seni dan budaya di Pasuruan. Ia berharap bahwa seni dapat menjadi sektor unggulan yang tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga memberi dampak positif bagi ekonomi daerah. Melalui dukungan yang terus menerus, Kabupaten Pasuruan diharapkan dapat menjadi daerah yang dikenal dengan kekayaan budaya serta kreativitas yang tinggi. (SantokSB)