drg Merita Ariestya Yudi Tunjukkan Kepedulian, Kunjungi Korban Kebakaran di Bangil
PASURUAN, Suarabangilmedia.com β Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, drg Merita Ariestya Yudi, menunjukkan kepeduliannya terhadap musibah kebakaran yang terjadi di Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, Kamis (29/5/2025) malam. Istri Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo itu secara langsung mengunjungi keluarga korban guna memberikan dukungan moril dan bantuan sosial.
Kunjungan dilakukan pada Senin (2/6/2025) siang, ke kediaman Mudhofar (55), pemilik rumah yang ludes terbakar dalam kejadian tersebut. drg Merita, yang akrab disapa Mela Rusdi, datang didampingi Camat Bangil, Faturahman, serta sejumlah pengurus TP PKK Kabupaten Pasuruan. Ia mendengarkan langsung cerita dari istri Mudhofar mengenai kronologi dan dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran.
“Musibah bisa datang kapan saja. Kami turut prihatin atas kejadian ini. Kehadiran kami di sini untuk menunjukkan bahwa keluarga tidak sendiri, ada yang peduli dan siap membantu,β ujar Mela Rusdi saat menyampaikan tali asih kepada keluarga korban.
Selain menyampaikan bantuan, Mela Rusdi juga menyampaikan salam dan empati dari Bupati Rusdi Sutejo kepada keluarga Mudhofar. Ia berharap pemerintah daerah segera dapat memberikan dukungan lanjutan berupa bantuan perbaikan rumah melalui mekanisme yang berlaku. “Mudah-mudahan secepatnya ada langkah dari Pemkab untuk membantu keluarga Pak Mudhofar agar bisa bangkit kembali,” tambahnya.
drg Merita juga menekankan pentingnya semangat gotong royong dan solidaritas sosial dalam menghadapi bencana. Ia mengajak masyarakat sekitar untuk turut serta membantu korban agar bisa segera pulih dari dampak kebakaran. βIni waktunya kita semua saling bantu dan menguatkan. Semoga keluarga tetap diberikan ketabahan dan kesehatan,β katanya.
Sementara itu, Mudhofar mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran drg Merita dan rombongan. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi penghiburan tersendiri di tengah musibah yang menimpa keluarganya. βMaturnuwun sanget atas perhatian dan bantuan dari Ibu Bupati. Kami merasa tidak sendiri,β ujarnya penuh haru. (SantokSB)