Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

BPBD Pasuruan Lakukan Asesmen Jalan Ambles di Tutur, Perbaikan Tunggu Anggaran BTT

0
f-tanah-retak-dan-ambles-di-tutup-terpal-berada-tepi-jalan-kabupaten-Desa-Wonosari-Kecamatan-Tutur-3zal-3942416179

TUTUR, Suarabangilmedia.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan memastikan sudah turun tangan terkait insiden jalan ambles di Desa Wonosari, Kecamatan Tutur.

Kepala Pelaksana BPBD Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengatakan timnya tengah melakukan asesmen di lapangan. Langkah ini bertujuan menghitung kebutuhan anggaran yang diperlukan sebelum perbaikan dilakukan.

“Kami lakukan asesmen dahulu untuk mengetahui kebutuhan anggaran. Setelah itu baru bisa dilakukan pembenahan,” ujarnya, Rabu (1/10/2025).

Menurut Sugeng, pembenahan jalan yang ambles diproyeksikan menggunakan Belanja Tidak Terduga (BTT). Hanya saja, belum bisa dipastikan apakah pengerjaan bisa direalisasikan tahun ini atau menunggu tahun depan.

Sebelum BPBD turun tangan, penanganan awal dilakukan pihak kecamatan. Camat Tutur, Hendi Candrawijaya, menyebut pihaknya telah menutup bagian jalan yang ambles menggunakan terpal.

“Penutupan terpal ini untuk mencegah kerusakan semakin parah sekaligus peringatan bagi pengguna jalan agar lebih waspada,” katanya.

Diketahui, amblesnya jalan sepanjang 25 meter tersebut dipicu hujan deras yang mengguyur kawasan Tutur. Jalan itu merupakan jalur penghubung Nongkojajar – Tlogosari yang cukup vital bagi mobilitas warga.

Dengan kondisi yang ada, masyarakat diminta berhati-hati saat melintas dan waspada terhadap kemungkinan terjadinya amblesan susulan apabila curah hujan kembali tinggi. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promo Iklan Hubungi Kami