15 Hektare Sawah Terendam Banjir, DPD Tani Merdeka Indonesia Beli Gabah dan Beri Bantuan untuk Petani Kedungringin Beji
Beji, suarabangilmedia.com (12 November 2025) – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Beji, Kabupaten Pasuruan, menyebabkan sekitar 15 hektare lahan pertanian di Desa Kedungringin terendam banjir. Akibatnya, gabah milik para petani mengalami kerusakan dan berubah warna menjadi hitam. Kondisi ini sempat membuat para petani khawatir mengalami kerugian besar karena hasil panen tidak laku dijual di pasaran.
Namun, di tengah kesulitan tersebut, DPD Tani Merdeka Indonesia (TMI) Pasuruan Raya hadir memberikan perhatian nyata. Melalui program kepedulian petani, TMI tidak hanya membeli gabah hasil panen banjir milik warga, tetapi juga memberikan bantuan berupa obat-obatan pertanian dan beras 5 kilogram kepada para petani terdampak. Langkah ini disambut penuh haru dan apresiasi oleh masyarakat Kedungringin yang sedang berjuang bangkit dari kerugian.

Salah satu petani, Siswanto, menyampaikan rasa syukurnya atas kepedulian Tani Merdeka Indonesia.
“Kami sangat berterima kasih kepada TMI Pasuruan Raya yang mau membeli gabah kami meski sudah rusak karena banjir. Obat-obatan ini sangat berarti untuk kami bisa menanam kembali,” ujarnya.
Siswanto juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas kepeduliannya terhadap nasib para petani Indonesia.
“Terima kasih juga kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang terus memperjuangkan petani. Kami merasa diperhatikan dan diberi semangat untuk tetap menanam,” tambahnya.

H. Winaryo Sujoko Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Pasuruan Raya menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari gerakan nyata untuk menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan petani lokal. Menurutnya, meski gabah sudah tidak bisa dijual di pasaran umum, TMI tetap akan menampung sebagai bentuk dukungan moral dan ekonomi kepada petani.
“Kami tidak ingin petani kehilangan semangat. Mereka adalah ujung tombak pangan bangsa. TMI akan terus hadir di tengah masyarakat, membantu petani bangkit dari situasi sulit,” ujarnya.
Melalui aksi solidaritas ini, DPD Tani Merdeka Indonesia Pasuruan Raya menunjukkan komitmennya dalam membangun kemandirian dan keberlanjutan pertanian di daerah. Banjir boleh datang dan merusak hasil panen, namun semangat gotong royong antara petani dan Tani Merdeka Indonesia menjadi bukti bahwa perjuangan di sektor pertanian akan terus hidup dan berkembang demi kesejahteraan bersama.